Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA meningkatnya kasus kanker pada kelompok usia muda saat ini terbilang tinggi. Dalam 10 tahun terakhir, terdapat peningkatan signifikan pasien kanker berusia di bawah 30 tahun yang ditemui di lapangan.
“Dalam satu dekade terakhir, kami melihat tren usia penderita kanker semakin muda. Banyak pasien yang kami tangani bahkan berusia di bawah 30 tahun,” ujar dr Seno Budi Santoso Sp.B.Subsp.BD(K), subspesialis bedah digestif dari RS EMC Pulomas, pada seminar medis bertema Advancing Cancer Care in Indonesia, di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi kondisi itu, mulai dari faktor genetik hingga lingkungan. Selain itu, gaya hidup turut berperan dalam meningkatkan risiko kanker.
“Konsumsi alkohol, minuman manis, rokok, serta asupan gula berlebihan jadi faktor gaya hidup yang dapat memicu kanker. Ada faktor yang bisa dikendalikan, ada juga yang tidak,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai perubahan pola buang air besar sebagai salah satu gejala yang perlu diperhatikan, terutama pada kanker saluran cerna.
“Jika biasanya buang air besar rutin sehari sekali lalu berubah jadi lebih sering atau lama, itu perlu diwaspadai dan diperiksa,” katanya.
Terkait pola makan, ia menambahkan konsumsi daging olahan seperti sosis yang berasal dari daging merah dan dicampur zat pengawet dapat menjadi pemicu kanker bila dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang.
“Produk itu memang telah melalui pengawasan dan dinyatakan aman, tetapi tetap harus dikonsumsi dalam jumlah wajar karena risiko muncul melalui proses akumulasi,” ujarnya.
Seminar ini turut menghadirkan narasumber lainnya yaitu, dr Junan Imaniar Pribadi Sp.KN-TM FANMB (dokter spesialis kedokteran nuklir RS EMC Graha Kedoya) dan Dr dr Denni Joko Purwanto SpB.Subsp.Onk.(K) MM (konsultan bedah onkologi RS EMC Alam Sutra).
Denni Joko Purwanto memaparkan frekuensi kejadian kanker payudara memang lebih tinggi di negara maju, tetapi tingkat keganasannya di negara berkembang, termasuk Indonesia, tergolong tinggi. “Setiap populasi memiliki karakteristik berbeda. Di negara berkembang seperti kita, tingkat keganasan relatif tinggi karena banyak terjadi pada usia produktif,” kata Denni.
Ia menjelaskan gaya hidup berpengaruh terhadap risiko kanker payudara karena penyakit ini berkaitan erat dengan faktor hormonal. Karena itu, literasi dan edukasi kepada masyarakat jadi kunci pengendalian kanker.
“Dasar penanganan kanker adalah deteksi dini. Kini fasilitas seperti USG sudah tersedia hingga puskesmas. Yang perlu diperkuat adalah komunikasi dan edukasi kepada perempuan agar mau melakukan pemeriksaan lebih awal,” tegasnya.
Seminar medis ini dihadiri lebih dari 100 dokter dari berbagai fasilitas layanan kesehatan dan jadi forum ilmiah untuk memperbarui wawasan tenaga medis atas perkembangan penanganan kanker di Indonesia.
Kegiatan yang rutin digelar EMC Healthcare ini bersifat gratis dan memberikan Satuan Kredit Profesi (SKP) bagi peserta. Program ini merupakan bagian dari komitmen EMC mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme dokter secara berkelanjutan.
Melalui forum ilmiah ini, EMC Healthcare berharap para dokter dapat mengimplementasikan pengetahuan terbaru praktik klinis sehari-hari. Dengan peningkatan kompetensi tenaga medis dan penguatan upaya deteksi dini, mutu pelayanan kesehatan di bidang onkologi diharapkan terus meningkat di Indonesia. (H-2)
Menurut data World Health Organization (WHO), pada tahun 2012 terdapat sekitar 40 dari 100.000 perempuan di Indonesia yang didiagnosis dengan kanker payudara.
Salah satu penyakit berbahaya yang mengintai saat menerapkan pola hidup tidak sehat dan tidak mengelola stres dengan baik adalah kanker payudara.
Penggunaan steroid untuk gym bisa ganggu hormon dan tingkatkan risiko kanker payudara. Ketahui fakta medis dan riset terkini di sini!
Studi Cleveland Clinic menemukan 5% orang Amerika atau sekitar 17 juta orang memiliki mutasi genetik berisiko kanker, termasuk gen BRCA1 dan BRCA2.
DAFTAR manfaat diet Mediterania terus bertambah. Selain terbukti dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, penelitian terbaru menyebut diet ini dapat menurunkan risiko kanker payudara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved