Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HARAPAN masyarakat agar debat calon presiden di putaran kedua berlangsung lebih menarik ketimbang debat capres dan cawapres pertama bak gayung bersambut.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan pihaknya menjamin debat kedua capres 2019 akan berlangsung lebih alot dan spektakuler.
"Karena ada debat ketika kami tidak mengatur detail durasi waktu, tidak 1 menit atau 2 menit, tetapi kami bebaskan," kata Arief di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, kemarin.
Arief menyebut nantinya dalam debat kedua capres 2019, para peserta bebas menanggapi setiap penyataan dari peserta lainnya.
"Mau jawab bagaimana, nanggapi bagaimana, silakan saja, tidak kita atur. Literally, untuk debat itu kami sebut eksploratif," terangnya.
Menurut Arief, debat eksploratif itu akan memakan waktu selama 15 menit. Oleh karena itu, ia memastikan kedua peserta akan memanfaatkan dengan baik waktu tersebut.
"Ditambah dengan pembagian cara menjawab dan menanggapi, itu totally sekitar 15 menit di segmen empat," lanjutnya.
Dalam debat kedua antarcapres akan disuguhkan sesuatu yang berbeda, yakni adanya video pendek yang ditampilkan pada segmen keempat. Video pendek tersebut ialah pengganti pertanyaan yang harus dijawab kedua capres nantinya.
"Semacam video dengan durasi 60 detik. Panelis akan membuat video sesuai tema, dibuatlah lima video. Nanti Ketua KPU mengambil satu video. Yang diambil Ketua KPU-lah yang ditayangkan. Setelah ditayangkan, ada narasinya maka kita minta kandidat untuk merespons," ungkap komisioner KPU Wahyu Setiawan di Kantor PARA Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta, kemarin.
KPU akan menyiapkan layar lebar untuk mengakomodasi pendukung kedua pasangan calon (01 dan 02) agar tetap bisa menonton jalannya debat tidak jauh dari Hotel Sultan, Jakarta Pusat.
Debat kedua Pilpres 2019 akan digelar Minggu (17/2). Kedua capres (Joko Widodo dan Prabowo Subianto) akan memaparkan gagasan berdasarkan tema, yaitu energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.
Gelar FGD
Terkait dengan persiapan debat kedua, KPU akan mengadakan diskusi kelompok terarah (focus group discussion/FGD) bersama para panelis.
"FGD untuk memperkaya panelis terkait dengan penguat-an materi debat kedua," tutur Wahyu Setiawan.
Dia menuturkan FGD pada 8-10 Februari itu mengundang beberapa pihak, yaitu pemerhati isu lingkungan hidup, energi, sumber daya alam, pangan, dan infrastruktur, juga kalangan LSM dan tokoh lainnya.
FGD juga akan digelar kubu pasangan calon 02 bersama para pakar sesuai dengan tema terkait. "Ini untuk memberikan masukan ke capres Prabowo," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Agnes Marcellina, di Jakarta, kemarin.
Di sisi lain, peneliti senior LIPI Syamsuddin Haris menyarankan KPU harus berani mengubah skema debat capres-cawapres secara lebih mendasar.
Itu, kata dia, disebabkan debat yang sudah diselenggarakan justru tidak berdampak signifikan terhadap elektabilitas pasangan calon.
"Mestinya debat capres itu mengedepankan visi dan misi unggul, mengenai Indonesia yang lebih baik, 5-10 tahun ke depan, tapi hal ini yang tidak muncul. Dalam situasi demikian seharusnya KPU lebih cerdas lagi mendesain skema debat, diubah secara cukup mendasar," kata Syamsuddin saat menanggapi rilis survei Populi Center bertajuk Menakar Pengaruh Debat terhadap Keterpilihan Paslon, di Kantor Populi Center, Jakarta, kemarin. (Gol/Ths/Ins/X-4)
Prabowo yang berlatar belakang militer membutuhkan sosok berpengalaman di bidang ekonomi.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan restu kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres untuk capres Anies Baswedan.
Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar perlu mensosialisasikan capaian Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
SEJUMLAH kader Partai Demokrat Jawa Barat mengaku tersinggung dengan pernyataan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dalam debat terakhir, Sabtu (13/4).
Tadi malam, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan calon dengan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menutup debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta.
Saat diminta oleh Prabowo untuk menjawab pertanyaan seputar pengembangan e-sport, Sandiaga mengatakan, "You wanna test your vice president."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved