Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Priyo Budi Santoso mengungkapkan panelis yang ditunjuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk debat kedua, benar-benar menjaga kerahasiaan pertanyaan yang dibuatnya. Menurutnya, hanya Ketua KPU Arief Budiman yang diperbolehkan mengetahui pertanyaan tersebut.
"Kami ingin pastikan panelis-panelis tersebut betul-betul di bawah sumpah, tidak akan membocorkan sedikit pun. Bahkan terhadap istri maupun putranya apalagi terhadap kami (tim kampanye) jadi yang boleh tahu sangat terbatas. KPU pun kemarin baru diumumkan yang boleh taHu pada menit terakhir hanya Ketua KPU, komisioner lain pun kemarin agaknya Ketua KPU menjelaskan tidak perlu tahu," jelas Priyo usai rapat pleno debat kedua di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Rabu (30/1).
Kemudian, Priyo menyampaikan bahwa penentuan panelis sangat penting. Penunjukan panelis untuk debat kedua memang sepenuhnya kewenangan KPU. Namun, dari kedua tim kampanye mengharapakan panelis tersebut harus kredibel dan independen.
"Saya berpandangan untuk wanti-wanti pada KPU, hendaknya calon panelis dari pakar ini betul-betul tokoh yang kredibel yang punya reputasi terutama di empat atau lima bidang yang sekarang menjadi tema di debat. Mereka (panelis) yang ahli infrastruktur, ahli tentang energi, ahli tentang lingkungan hidup, ahli tentang tanah. Untuk pertama kalinya akan head to head antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo," ungkapnya.
Baca juga: KPU Segera Tentukan 8 Panelis Debat Kedua
Pada debat kedua, kedua calon presiden tidak mengetahui kisi-kisi pertanyaan dari panelis. KPU, hingga hari ini, belum menetapkan nama-nama panelis debat kedua disebakan masih menunggu kesediaan dari pihak panelis.
Lebih lanjut, Priyo mengatakan, BPN mengusulkan untuk nama-nama panelis yang ditunjuk oleh KPU, ditanyakan ke publik soal reputasi panelis tersebut.
"Ini pendapat pribadi, Saya sebagai Koordinator Tim 02 hendaknya kalau diperlukan nama-nama yang tadi sudah dirancang KPU ada bagusnya ditanyakan ke publik soal reputasinya, jangan-jangan kalau dia ahli pangan di sebuah universitas misalnya, tapi gak recommended,"kata Priyo
"Saya sendiri secara personal mengusulkan uji publik dilakukan di menit terakhir sebelum akhirnya resmi secara definitif beliau-beliau ditunjuk sebagai panelis dari debat. Saya sendiri baru menyampaikan, masih cukup waktu untuk menelusuri latar belakang tentang kehandalan kepakaran beliau sebagai panelis." tutupnya.
Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman dalam rapat pleno persiapan debat kedua, menyebutkan usulan nama-nama panelis. Yang diketahui sebagian besar dari akademisi perguruan tinggi negeri. Nama tersebut masih akan dikonfirmasi oleh KPU. Berikut usulan panelis debat kedua:
1. Dr Ahmad Agus Setiawan. Researcher Universitas Gadjah Mada.
2. Dr. Arif Satria, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB).
3. Prof. Ir, Joni Hermana Rektor Institut Teknologi Sepuluh (ITS).
4. Prof.Dr.Ir. Irwandy Arif, Rektor Insitut Teknik Bandung (ITB).
5. Sudharto P Hadi, Guru Besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
6. Nur Hidayati, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)
7. Suparto Wijoyo, Koordinator Magister Sains Hukum dan Pembangunan Sekolah Pascasarjana, Universitas Airlangga (UNAIR). (OL-2)
Prabowo yang berlatar belakang militer membutuhkan sosok berpengalaman di bidang ekonomi.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan restu kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres untuk capres Anies Baswedan.
Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar perlu mensosialisasikan capaian Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
SEJUMLAH kader Partai Demokrat Jawa Barat mengaku tersinggung dengan pernyataan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dalam debat terakhir, Sabtu (13/4).
Tadi malam, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan calon dengan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menutup debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta.
Saat diminta oleh Prabowo untuk menjawab pertanyaan seputar pengembangan e-sport, Sandiaga mengatakan, "You wanna test your vice president."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved