Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Direktur Eksekutif Walhi Siap Jadi Panelis Debat Kedua Pilpres

Insi Nantika Jelita
28/1/2019 20:35
Direktur Eksekutif Walhi Siap Jadi Panelis Debat Kedua Pilpres
(MI/GRANDYOS ZAFNA)

DIREKTUR Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nur Hidayati siap menjadi salah satu panelis debat kedua Pemilihan Umum Presiden pada (17/2). Dalam penunjukan panelis merupakan kewenangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) diketahui untuk tema debat kedua yakni pangan, infrastruktur, lingkungan hidup, energi, dan sumber daya alam.

"Ya kalau diminta siap (jadi panelis). Kita tunggu pengumuman dari KPU ya," terang Nur saat dihubungi oleh Media Indonesia, Jakarta, Senin (28/1).

Tidak banyak berkomentar, Nur meminta kepastian penunjukan dirinya sebagai salah satu panelis dari pernyataan resmi KPU yang ditetapkan pada rapat pleno berikutnya pada Rabu (30/1).


Baca juga: Anggota DPR Partai Koalisi Bantu Prabowo Siapkan Debat


"Kita pokoknya nunggu dari KPU, itu saja. Belum ada pengumuman resmi dari KPU," jelasnya.

Terpisah, Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, Usman Kansong, menilai tidak mempermasalahkan siapa yang menjadi panelis untuk debat kedua, termasuk penunjukan dari Walhi.

"Jadi kita prinsipnya siapapun (untuk jadi panelis). Asal nomer satu kompetisinya, yang kedua itu independensinya. Kita Punya program soal lingkungan hidup yang layak kita kedepankan dan tampilkan saat debat. Yang akan kita lakukan misalnya saja program B20. Itu kan bidang lingkungan hidup yang berdampak secara ekonomi," kata Usman.

Sebelumnya, Ketua KPU RI, Arief Budiman, mengatakan, untuk nama-nama panelis yang akan disebutkan setelah yang bersangkutan dihubungi dan menyatakan kesediaannya.

"Ada akademisi dari UI, ITB, IPB, Undip, Airlangga, UGM, dan Walhi. Beberapa nama sudah dalam lis namun baru akan disebutkan baru akan disebutkan setelah beliau dikonfirmasi dan menyatakan bersedia," tandas Arief. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya