Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan pembebasan narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir batal. Sejauh ini, kata Moeldoko, Ba'asyir menolak membuat surat ikrar setiap kepada NKRI dan Pancasila.
"Ya kalau tidak ada sesuatu yang berubah dari pikirannya beliaunya, ya begitu (batal)," kata Moeldoko saat dimintai tanggapan keberlanjutan pembebasan Ba’asyir, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/1)
Moeldoko menegaskan, pembebasan bersyarat itu tergantung pada Ba'asyir, yang divonis 15 tahun penjara karena terbukti menjadi perencana dan penyandang dana pelatihan kelompok bersenjata di pegunungan Jantho, Aceh.
Ia menegaskan tak ada kompromi soal pengakuan terhadap NKRI dan Pancasila.
Baca juga : Syafii Maarif Imbau Baasyir Akui Pancasila
"Karena negara sudah mengatakan tidak ada yang bisa dinegosiasikan terhadap NKRI dan Pancasila, itu kunci," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan menaati hukum dan peraturan yang berlaku terkait dengan rencana pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir.
Menurut Jokowi, salah satu persyaratan dasar dalam pembebasan bersyarat ialah ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila. Namun, Ba'asyir enggan menandatangani surat pernyataan setia kepada NKRI. (Mal)
Abu Bakar Ba'asyir, menyambangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin siang (29/9). Kedatangannya disambut langsung oleh Jokowi.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo mengaku terkejut saat didatangi pendiri sekaligus pengasuh sepuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, Senin (29/9).
Abu Bakar Baasyir, bersilaturahmi ke kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (29/9). Ini pesan yang disampaikan
EKS narapidana teroris (napiter) Ustad Abu Bakar Ba'asyir berharap paslon jagoannya menang dalam Pilpres 2024.
HUBUNGAN Sekjen PBNU Saifullah Yusuf dengan Timnas AMIN memanas, menyusul pernyataan Gus Ipul agar Warga Nahdliyin tidak memilih Capres yang didukung Abu Bakar Ba'asyir.
Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, Abu Bakar Baasyir, juga terlihat mengikuti prosesi upacara pengibaran bendera dari awal hingga akhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved