Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Priyo Budi Santoso masih urung mengeluarkan sikap terkait nama-nama kandidat moderator debat kedua pilpres 2019 pada bulan depan, termasuk dengan adanya usulan Najwa Shihab sebagai moderator.
Ia mengaku hal tersebut baru akan dibahas pada pertemuan lanjutan bersama perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin beserta Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diagendakan antara Kamis (24/1) atau Jumat (25/1).
"Dalam pandangan sekaligus tim koordinator debat, saya ingin menegaskan sampai hari ini kami belum menyikapi terhadap calon moderator karena sampai hari ini pihak kpu belum sampaikan kandidat-kandidat moderator," ujarnya saat ditemui di Media Center BPN Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (22/1).
Baca juga: KPU Tanggapi Penolakan Najwa Jadi Moderator Debat Kedua
Adanya tanggapan tersebut menurutnya sebagai klarifikasi atas adanya statement juru bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade yang tidak setuju Najwa Shihab jadi moderator debat capres kedua.
Priyo tidak membantah bahwa ada anggota timnya yang tidak setuju. Namun, dia menegaskan pernyataan tersebut merupakan atas nama pribadi bukan atas nama BPN Prabowo-Sandi.
"Najwa Shihab adalah salah satu host TV dan presenter ternama dan kita menghormati reputasinya selama ini," ungkapnya.
Sebagai informasi, debat kedua pilpres 2019 nantinya akan menghadirkan peserta debat antara dua kandidat calon presiden. Tema yang diangkat ialah energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.(OL-5)
Prabowo yang berlatar belakang militer membutuhkan sosok berpengalaman di bidang ekonomi.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan restu kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres untuk capres Anies Baswedan.
Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar perlu mensosialisasikan capaian Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
SEJUMLAH kader Partai Demokrat Jawa Barat mengaku tersinggung dengan pernyataan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dalam debat terakhir, Sabtu (13/4).
Tadi malam, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan calon dengan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menutup debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta.
Saat diminta oleh Prabowo untuk menjawab pertanyaan seputar pengembangan e-sport, Sandiaga mengatakan, "You wanna test your vice president."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved