Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENKOPOLHUKAM Wiranto menyatakan pembebasan Abu Bakar Ba'asyir masih perlu dipertimbangkan. Padahal sebelumnya Ba'asyir telah dinyatakan bebas sesuai dengan persetujuan Presiden Jokowi karena alasan kemanusiaan.
Menanggapi hal itu, Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan pemerintah harus segera membuat keputusan pasti terkait hal itu. Keputusan harus dibuat dengan segera untuk menghindari semakin melebarnya opini publik.
"Ini saja sudah ditafsiri sebuah pencitraan politik lagi, padahal kalau kami di Komisi III ini ada permohonannya di 2017, permohonan itu kemudian diproses," ujar Arsul, di gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/1).
Baca juga: Pembebasan Ba'asyir, Jokowi: Tidak Bisa Jika Tidak Setia Pancasila dan NKRI
Arsul mengatakan, perihal pembebasan narapidana di atas usia 70 tahun sebenarnya memang sudah disertakan dalam RKUHP yang tengah berproses. Sehingga di masa mendatang pembebasan seperti pada Ba'asyir bukan hal yang aneh.
"Persoalannya ketika RKUHP belum jadi dan kemudian ada permohonan pembebasan seperti itu, maka harus digunakan pintu hukum lain. Itu bisa misalnya grasi, tapi grasi kalau dimohon, kalau tidak dimohon tidak bisa," tuturnya.
Arsul berpendapat, sebenarnya yang paling bijak dilakukan dalam kasus Ba'asyir ialah dengan memberikan pembebasan bersyarat. Salah satunya dengan jaminan dia tidak akan menyebar ideologi selain Pancasila setelah bebas.
"Saya kira itu yang sebetulnya disampaikan Pak Wiranto, bahwa itu sedang jadi kajian pemerintah," pungkasnya.(OL-5)
Abu Bakar Ba'asyir, menyambangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin siang (29/9). Kedatangannya disambut langsung oleh Jokowi.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo mengaku terkejut saat didatangi pendiri sekaligus pengasuh sepuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, Senin (29/9).
Abu Bakar Baasyir, bersilaturahmi ke kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (29/9). Ini pesan yang disampaikan
EKS narapidana teroris (napiter) Ustad Abu Bakar Ba'asyir berharap paslon jagoannya menang dalam Pilpres 2024.
HUBUNGAN Sekjen PBNU Saifullah Yusuf dengan Timnas AMIN memanas, menyusul pernyataan Gus Ipul agar Warga Nahdliyin tidak memilih Capres yang didukung Abu Bakar Ba'asyir.
Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, Abu Bakar Baasyir, juga terlihat mengikuti prosesi upacara pengibaran bendera dari awal hingga akhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved