Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden nomor urut satu Ma'ruf Amin mengatakan dirinya tidak masalah jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak lagi memberikan kisi-kisi saat debat nanti.
"Kita kan selalu siap saja apa yang keputusan KPU. Dan hasil kesepakatan kita akan menerima apa saja, kita akan ikuti apa saja, dan kita akan siap saja untuk mengikuti bentuknya seperti apa," ucap Ma'ruf seusai melangsungkan pertemuan dengan sejumlah ulama di Pondok Pesantren Riyadlul Huda Ngamprah, Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (20/1).
Sehingga, lanjut dia, ini bukan masalah untuk dirinya. Apalagi untuk Jokowi. "Ya kalau sudah menjadi keputusan, harus siap," ungkap Ma'ruf.
Senada, di tempat yang sama, juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, menegaskan, dari awal, bukan pihaknya yang meminta adanya kisi-kisi tersebut.
"Pada prinsipnya kami sangat siap dengan format apapun. Kita tahu juga bahwa dalam format debat yang pertama, siapa yang mengusulkan soal kisi-kisi. Yang jelas bukan kami," ungkap Ace.
Baca juga: Penghapusan Kisi-Kisi Sesuai Evaluasi Banyak Pihak
Menurut dia, pasangan nomor urut satu, sangat siap dengan format apapun. Pihaknya juga akan selalu ingin mengeksplorasi lebih jauh tentang kedalaman visi-misi dan program-program.
"Kita bisa lihat kemarin debat yang pertama, justru kami yang paling orisinal, paling siap, dan paling konkret di dalam perdebatan debat pertama itu. Jadi tidak benar kalau di sosmed dikatakan kita yang mencontek." pungkasnya. (OL-7)
Prabowo yang berlatar belakang militer membutuhkan sosok berpengalaman di bidang ekonomi.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan restu kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres untuk capres Anies Baswedan.
Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar perlu mensosialisasikan capaian Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
SEJUMLAH kader Partai Demokrat Jawa Barat mengaku tersinggung dengan pernyataan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dalam debat terakhir, Sabtu (13/4).
Tadi malam, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan calon dengan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menutup debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta.
Saat diminta oleh Prabowo untuk menjawab pertanyaan seputar pengembangan e-sport, Sandiaga mengatakan, "You wanna test your vice president."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved