Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

TKN: Suasana Debat Harus Rileks

Putri Rosmalia Octaviyani
17/1/2019 15:18
TKN: Suasana Debat Harus Rileks
(MI/Ramdani)

WAKIL Ketua TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate, mengatakan debat perdana capres-cawapres harus dilakukan dengan suasana yang rileks. Ketegangan diharapkan tidak muncul berlebihan dalam debat.

"Jadi subtansinya harus tetap jalan tapi suasana harus rileks," ujar Johnny, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/1).

Johnny mengatakan, Jokowi-Amin telah menyiapkan beberapa substansi yang harus dipenuhi. Salah satunya, terkait manajemen waktu. "Nuansa debat yang mempunyai unsur-unsur menggemberikan unsur ceria juga akan dipertahankan tanpa meninggalkan debat ini serius karena debat terkait program calon kepala negara dan calon kepala pemerintahan," ujar Johnny.

Baca juga: Hanya 500 Orang yang Bisa Saksikan Debat Capres di Hotel Bidakara

Johnny mengatakan, baik Jokowi maupun Ma'ruf Amin sudah sangat siap menghadapi debat nanti malam di Hotel Bidakara. Keempat tema yakni HAM, hukum, pemberantasan korupsi, dan terorisme akan sama-sama menjadi perhatian.

"Ya semua empat materi itu jadi perhatiam. Perhatian yang paling pasti menjadi tekanan adalah bagaimana perlindungan partisipasi keberpihakan terhadap hak-hak masyarakat di bidang HAM. Tidak saja HAM berat, tapi HAM keseluruhan," ujar Plate.

Sementara itu, meski banyak yang meragukan kecakapan Ma'ruf Amin dalam berdebat, Johnny mengatakan, Amin sudah sangat siap dan mantap melakukan debat. Sebagai seorang politisi senior, debat sudah bukan hal asing bagi Amin.

Baca juga: Ini Rute Keberangkatan Capres-Cawapres Menuju Lokasi Debat

"Ma'ruf Amin malah sudah sangat biasa untuk debat. Kalau konteks debat sebagai cawapres memang baru, tapi tidak ada hal yang terlalu khusus. Karena dia seorang politisi senior biasa, kalau berbicara konteksnya luas," ujar Johnny.

Seperti diketahui, debat perdana capres-cawapres akan dilakukan malam ini, Kamis, (17/1), di Hotel Bidakara, Jakarta. Debat nanti merupakan satu dari rangkaian debat yang rencananya akan dilakukan sebanyak 5 kali hingga sebelum April 2019 mendatang. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya