Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Hanya 500 Orang yang Bisa Saksikan Debat Capres di Hotel Bidakara

Ferdian Ananda Majni
17/1/2019 13:20
Hanya 500 Orang yang Bisa Saksikan Debat Capres di Hotel Bidakara
(MI/RAMDANI)

KAPOLRES Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Ja'far mengatakan ada pembatasan tamu undangan yang akan menyaksikan debat perdana capres-cawapres secara langsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Indra menyebut kisaran tamu undangan yang bisa menyaksikan adalah 500 orang.

"Tujuannya memang membatasi yang masuk karena kapasitasnya pun sangat minim sekali," kata Indra Ja'far, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1).

Pada acara debat perdana Pilpres 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu, ujar Indra, pihak panitia telah menetapkan aturan tamu yang dapat mengakses masuk dalam gedung Hotel Bidakara tersebut.

"Di dalam ini khusus 500 undangan, 300 undangan KPU, kemudian masing-masing paslon 100 orang dan totalnya 500 Orang," sebut Indra.

Baca juga: Jelang Debat, Jokowi Unggah Foto Berbusana Adat

Di luar rincian itu tidak bisa karena sistem tiketing sangat ketat, undangan pun nantinya harus ditukar dengan gelang barcode.

"Kalau A yang masuk ya A yang masuk," terangnya.

Indra menyebutkan, semua tamu undangan dan pasangan calon disediakan tempat duduk agar tetap tertib. Bagi masyarakat yang tidak dapat masuk dapat ikut menonton pada tempat yang telah disediakan yang terletak di lapangan, belakang hotel tersebut.

"Pantia sudah menyiapkan satu lapangan yaitu di lapangan bola belakang. Sengaja memang dipisah agar yang di sini juga betul-betul tertib," pungkasnya.

Debat capres-cawapres perdana diselenggarakan pada Kamis (17/1) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Debat akan mengangkat tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Acara debat dalam tahapan memperebutkan kursi RI-1 dan R1-2 tersebut akan dipandu moderator Ira Koesno dan Imam Priyono.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya