Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Data Tentukan Kualitas Debat

Rudy Polycarpus
17/1/2019 08:10
Data Tentukan Kualitas Debat
(MI/Adam Dwi)

SEHARI menjelang debat perdana, pasangan calon nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan paslon nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyiapkan diri untuk tampil maksimal dalam debat yang akan digelar di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, malam ini.

Paslon 01 mengadakan simulasi debat presidensial di Gedung Djakarta Theatre, Jakarta, tadi malam.  

Berkemeja lengan panjang putih, Jokowi tampak ditemani Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, dan Koordinator Staf Khusus Teten Masduki. Cawapres Ma'ruf Amin telah tiba lebih dahulu.

Seusai menjalani persiapan debat di Djakarta Theater, Jokowi mengaku semakin mantap menghadapi debat. "Namanya pemantapan, ya mantaplah. Mantul (mantab betul)," ujarnya sembari tertawa. Ia didampingi pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra saat menjawab pertanyaan wartawan.

Jokowi enggan menjelaskan lebih lanjut soal materi persiapan yang sudah dilakoninya bersama calon wakil presiden Ma'ruf Amin.

Simulasi debat itu berlangsung selama hampir 3 jam.

Setali tiga uang, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani, mengatakan paslon 02 menyelenggarakan simulasi debat capres di kediaman Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, kemarin.

"Beberapa kisi-kisi yang diajukan KPU, kira-kira jawaban apa yang sesuai visi-misi kita," kata Muzani di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Dua mantan pemimpin KPK, Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto, ikut memberi masukan kepada paslon 02.

"Karena kompetensi dan rekam jejaknya, mereka perlu didengar masukannya oleh Pak Prabowo dan Bang Sandi," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.

Komisi Pemilihan Umum menyelenggarakan debat capres-cawapres pertama yang mengangkat tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Debat yang bakal dipandu moderator Ira Koesno dan Imam Priyono itu  akan dibagi ke dalam enam segmen

Pakai Data
Jokowi mengaku siap mengikuti debat dengan sejumlah data yang akan disajikan.

"Kalau ngomong mestinya dengan data dan fakta, dan yang paling penting rencana ke depan seperti apa," ujarnya di Sentul, Jawa Barat, kemarin.

Kesiapan juga disampaikan cawapres Ma'ruf Amin. "Saya sering berdebat pada forum Bahtsul Masail (diskusi pakar di lingkungan NU). Substansinya sama saja debat, yang beda materi debatnya," ujar Ma'ruf Amin di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, kemarin.

Peneliti senior Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas, Khaerul Fahmi, mengatakan debat harus berkualitas.

Karena itu, pernyataan paslon dalam debat harus berbasis realitas yangg ada.

"Realitas dibaca dengan data-data konkret sehingga gagasan yang ditawarkan tidak mengawang atau bahkan menjadi hoaks," ujarnya, tadi malam.

Menurutnya, debat ialah bagian dari pendidikan politik rakyat.

"Kita berharap setiap paslon dapat mengemukakan agenda hukum, baik kerangka, substansi hukum, reformasi aparat penegak hukum, maupun bagaimana mendidik masyarakat yang hidup dalam alam demokrasi untuk berhukum secara baik," pungkasnya. (Mal/Ins/Ths/X-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya