Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Sudirman Said: Paslon 02 tidak Pernah Keberatan dengan Panelis Debat

Supardji Rasban
05/1/2019 13:50
Sudirman Said: Paslon 02 tidak Pernah Keberatan dengan Panelis Debat
(MI/Supardji Rasban)

PASANGAN calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 tidak pernah keberatan dengan panelis dan moderator debat yang diajukan baik oleh Paslon 01 maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Karenanya tidak betul jika ada yang menyatakan pencoretan beberapa panelis dan moderator karena ada usulan dari paslon 02.

Hal itu disampaikan Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (5/1). 

"Kami tidak pernah mengajukan keberatan apalagi mengusulkan pencoretan panelis maupun moderator debat Pilpres ke KPU," ujar Sudirman.
     
Sudirman bahkan menyayangkan pencoretan nama mantan Wakil Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto dan Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo dari daftat panelis debat Pilpres.
     
"Keduanya tokoh yang memiliki integritas dan wawasan yang luas terkait pemberantasan korupsi dan penegakan HAM," ucapnya.

 

Baca juga: KPU: Ketua KPK Jadi Panelis Debat Capres dan Cawapres

 

Sebelumnya, Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyatakan, pencoretan Adnan Topan Husodo dan Bambang Widjojanto adalah atas permintan tim kampanye Paslon 01 dan 02. 

Padahal Paslon 02, lanjut Sudirman, tidak pernah mengajukan keberatan atas usulan moderator maupun panelis, baik yang diajukan KPU maupun Paslon 01.

Selain itu, Sudirman juga menyayangkan eliminasi Karni Ilyas dan Rosiana Silalahi dari kandidat moderator debat. 

"Padahal keduanya juga terbukti memiliki kemampuan yang andal serta pengalaman panjang dalam mengatur alur diskusi dan debat," terangnya.
     
Meski begitu, pihak Paslon 02 tetap menghormati keputusan penyelenggara debat, dalam hal ini KPU. 

"Kami hormati keputusan KPU, seraya berharap ke depan bisa lebih baik lagi," pungkasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya