Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Sikap Prabowo Soal Jerusalem, Yusril: Biar Masyarakat Menilai

Nurjiyanto
24/11/2018 14:10
Sikap Prabowo Soal Jerusalem, Yusril: Biar Masyarakat Menilai
(Dok.MI/Galih Pradipta)

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra tidak ambil pusing terkait pernyataan Prabowo Subianto yang tidak mempermasalahkan kepindahaan kedutaan Australia di Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem. Ia memandang masyarakatlah yang nantinya akan menilai hal itu.

Yusril menuturkan sikap Indonesia yang mendukung kedaulatan Palestina merupakan hal yang telah ditegaskan sejak masa awal-awal kemerdekaan hingga saat ini.

Sehingga, adanya rencana pemindahan kedubes Australia tersebut menjadi sebuah keprihatinan karena tidak memahami perasaan Indonesia sebagai negara tetangga yang menentang keras pendudukan Israel atas Palestina.

"Kalau sikap itu saya tidak mau komentari. Nanti saya mencapuri kedaulatan Pak Prabowo. Dia mau ngomong, ya itu terserah dia (Prabowo) kan rakyat yang menilai," ujarnya kepada Media Indonesia, Sabtu (24/11).

Baca juga: Kecewa, Pendukung Prabowo di Jabar Tarik Dukungan

Yusril yang juga pernah menjadi pengurus Muhammadiyah menuturkan adanya sikap yang diambil Australia tersebut seharusnya dapat menghormati mayoritas penduduk Indonesia khususnya kaum muslim yang menentang pendudukan Palestina.

Bentuk dukungan tersebut juga dapat dilihat dari adanya bantuan penggunaan gedung kantor kedutaan besar Palestina di Indonesia.

"Jadi mestinya Australia itu memahami negara tetangga yang terdekat denganya yang mayoritas penduduknya muslim," ujarnya.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan tidak masalah bagi Indonesia bila Australia memindahkan kantor kedutaan besar (kedubes) mereka dari Tel Aviv ke Jerusalem. Pernyataan itu menuai kecaman dari berbagai pihak. Hal itu dianggap sebagai bentuk ketidakkonsisten Prabowo dalam membela kemerdekaan bangsa Palestina. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya