Selasa 16 Oktober 2018, 18:45 WIB

MA Tegaskan Pengajuan PK tidak Halangi Eksekusi

Golda Eksa | Politik dan Hukum
MA Tegaskan Pengajuan PK tidak Halangi Eksekusi

MI/Susanto

 

MAHKAMAH Agung menilai putusan kasasi sudah memiliki kekuatan hukum tetap dan sejatinya tidak menghalangi pelaksanaan eksekusi terhadap sebuah perkara.

Demikian penegasan Hakim Agung MA Suhadi ketika dihubungi Media Indonesia, Selasa (16/10). Pernyataan itu merujuk putusan MA yang sampai saat ini belum dilaksanakan oleh pimpinan Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau.

Dalam putusannya, MA meminta pengadilan terkait segera mengeksekusi PT Merbau Pelalawan Lestari (MPL), perusahaan perusak hutan di Riau yang dihukum untuk membayar Rp16 triliun. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selaku penggugat pun meminta ketegasan dari lembaga hukum atas putusan MA tersebut.

"Kewajiban dari MA hanya memutus perkara itu dalam tingkat kasasi atau PK. Masalah eksekusi itu kewenangan imperatif dari Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan dijamin independensinya, tidak boleh ada katabelece, serta tidak boleh ada intervensi dari atas," ujar dia.

Mengenai sikap pimpinan PN Pekanbaru yang menunda eksekusi dengan dalih menunggu hasil peninjauan kembali (PK) PT MPL, imbuh dia, sedianya tidak perlu dipersoalkan. MA tetap berpendapat bahwa eksekusi boleh dilaksanakan tanpa menunggu hasil PK.

"Menunggu hasil PK itu penafsiran dia (Ketua PN Pekanbaru). Sebetulnya putusan kasasi sudah berkekuatan hukum tetap dan pengajuan PK juga tidak menghalangi pelaksanaan putusan. Jika menunggu PK maka itu resiko dari pimpinan pengadilan dalam mengaji perkara itu," terang Ketua Muda Pidana MA tersebut.

Putusan Mahkamah Agung Nomor 460 K/PDT/2016 menyatakan PT MPL melakukan penebangan hutan di luar lokasi usaha pemanfaatan hasil kayu hutan tanaman, serta melakukan penebangan hutan di dalam lokasi izin usaha pemanfaatan hasil kayu hutan tanaman. Tindakan itu jelas melanggar ketentuan peraturan perundangan-undangan yang berlaku. (A-2)

Berita terkait: PN Pekanbaru Ogah Eksekusi Denda MPL Rp16 Triliun

Baca Juga

Antara

Ngaku Salah, Tommy Sumardi Tak Ajukan Saksi Meringankan

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:30 WIB
Pengusaha Tommy Sumardi mengaku bersalah. Terdakwa yang mengajukan menjadi justice collaborator itu juga tidak akan mengajukan saksi...
Antara

KPK Angkut 8 Sepeda, Duit Rp4 Miliar dari Rumah Edhy Prabowo

👤Dhika kusuma winata 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:15 WIB
KPK menyita sejumlah dokumen, delapan sepeda, dan uang senilai Rp4 miliar dalam bentuk mata uang asing dari penggeledahan di rumah dinas...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dipanggil KPK Sebagai Tersangka

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 03 Desember 2020, 12:46 WIB
KPK telah menetapkan Rizal dan Leonardo sebagai tersangka pada 25 September 2019. Namun, keduanya belum ditahan KPK sampai saat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya