Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG arus mudik Lebaran 2026, keselamatan berkendara menjadi prioritas utama bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi. Pereli nasional, Julian Johan, yang akrab disapa Jeje, memberikan peringatan keras terkait salah satu komponen paling vital namun sering terabaikan, kondisi dan tekanan angin ban.
Menurut Jeje, ban adalah faktor penentu kelancaran perjalanan. Banyak pemudik yang mengalami kendala fatal di tengah jalan hanya karena meremehkan pengecekan ban sebelum berangkat.
Salah satu poin krusial yang ditekankan Jeje adalah kekeliruan persepsi masyarakat mengenai penyebab ban meledak. Banyak yang mengira ban meledak karena kelebihan tekanan udara, padahal fakta di lapangan justru sebaliknya.
"Jadi ban meledak itu bukan karena anginnya kelebihan, tapi karena anginnya kurang," tegas Jeje dilansir dari Antara, Kamis (5/3).
Ketika tekanan angin kurang dan mobil dipaksa membawa muatan penuh (overload), baik secara penumpang maupun barang, dinding samping ban akan bekerja ekstra keras. Tekanan yang kurang inilah yang berpotensi memicu ban meledak saat menempuh perjalanan jauh.
Jeje mengingatkan bahwa mengikuti anjuran tekanan angin dari pabrikan adalah hal yang wajib dipatuhi. Mengurangi atau melebihkan tekanan udara memiliki risiko keselamatan yang berbeda namun sama-sama berbahaya.
Menurutnya, tekanan angin yang tidak sesuai aturan pabrikan membuat mobil lebih mudah lepas kendali.
"Itu yang berisiko, mobil itu lebih mudah lepas kendali atau melintir, terutama saat hujan, ditambah dengan kondisi muatan yang penuh seperti itu. Jadi, bagaimanapun juga tekanan angin itu tidak boleh berlebih," ia menjelaskan.
Dengan melakukan pengecekan rutin dan memastikan tekanan angin sesuai spesifikasi, pemudik dapat meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya dan memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan lancar hingga sampai ke tujuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved