Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kapan Waktu Terbaik Mengganti Oli Kendaraan Anda?

Basuki Eka Purnama
28/1/2026 20:04
Kapan Waktu Terbaik Mengganti Oli Kendaraan Anda?
Ilustrasi(Freepik)

MASALAH klasik yang sering dihadapi pemilik kendaraan adalah kebingungan dalam menentukan waktu yang tepat untuk mengganti oli. Padahal, pelumas memiliki peran krusial sebagai pelindung utama mesin dari panas dan gesekan yang ekstrem. 

Seiring penggunaan, oli akan mengalami proses alami seperti oksidasi, penguapan, hingga kontaminasi sisa pembakaran yang dapat menurunkan kemampuan perlindungannya.

Untuk menjaga kondisi kendaraan tetap prima, PT Pertamina Lubricants membagikan panduan praktis bagi para pengendara agar lebih peka terhadap kesehatan mesin mereka.

Patokan Jarak dan Karakteristik Pelumas

Secara umum, penggantian oli disarankan dilakukan setiap 2.000-3.000 kilometer untuk sepeda motor dan 5.000-15.000 kilometer untuk mobil. Namun, angka ini bukan merupakan harga mati karena sangat bergantung pada jenis pelumas yang digunakan, kualitas bahan bakar, serta kondisi jalanan yang dihadapi sehari-hari.

Mulianto, Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants, menjelaskan bahwa faktor eksternal memegang peranan penting dalam menentukan umur pakai oli.

“Rentang waktu penggantian oli tidak hanya bergantung pada jarak tempuh, tapi juga pada kemampuan pelumas menghadapi beban dari mesin kendaraan dengan kondisi extrim jalanan seperti debu dan kemacetan. Oli full synthetic umumnya memiliki ketahanan lebih baik dibandingkan jenis mineral. Karena itu, penting bagi pengendara untuk memahami karakteristik oli yang digunakan agar bisa menyesuaikan jadwal penggantian dengan lebih tepat,” ujar Mulianto.

Mengenali Gejala Penurunan Performa Oli

Selain merujuk pada jarak tempuh, pengendara juga bisa mengenali tanda-tanda fisik saat oli sudah mulai kehilangan fungsinya, di antaranya:

  • Suara Mesin Kasar: Lapisan pelumas yang menipis menyebabkan gesekan antar-komponen logam meningkat, sehingga mesin terdengar lebih bising atau berdengung.
  • Tarikan Terasa Berat: Penurunan kualitas oli menghambat pergerakan komponen internal seperti piston dan katup, yang berujung pada respons gas yang lambat.
  • Suhu Mesin Meningkat: Gesekan berlebih antar-komponen akibat pelumasan yang tidak optimal menyebabkan suhu mesin cepat naik.
  • Konsumsi BBM Boros: Ketika mesin bekerja lebih keras karena hambatan internal, proses pembakaran menjadi kurang efisien sehingga konsumsi bahan bakar meningkat.

Sebagai bentuk edukasi sekaligus apresiasi bagi konsumen yang disiplin melakukan perawatan, Pertamina Lubricants menghadirkan program promo sepanjang tahun 2026. Tersedia promo Hari Gajian setiap tanggal 1–7 dan promo Mudah Cuan setiap tanggal 25–30.

Konsumen yang melakukan penggantian oli minimal 0,8 liter (motor), 3,5 liter (mobil), atau 4 liter (niaga) di lebih dari 2.000 bengkel rekanan berkesempatan mendapatkan e-voucher MyPertamina atau saldo e-wallet. 

Melalui inisiatif ini, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap perawatan dasar kendaraan demi menunjang keselamatan dan efisiensi berkendara sehari-hari. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya