Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GAS motor adalah komponen pengendali pada sepeda motor yang berfungsi mengatur jumlah bahan bakar dan udara yang masuk ke mesin, sehingga menentukan kecepatan dan tenaga motor.
Jika gas motor terasa berat, seret, atau tidak responsif, biasanya disebabkan oleh kabel gas kotor, throttle body atau karburator bermasalah, atau kurang pelumasan.
Debu dan kotoran yang menumpuk membuat aliran udara ke mesin terhambat sehingga pembakaran tidak optimal.
Percikan api menjadi lemah, menyebabkan tenaga mesin berkurang saat ditarik gas.
Campuran udara dan bensin yang tidak seimbang membuat mesin terasa ngempos dan berat.
Semprotan bahan bakar tidak maksimal sehingga tarikan terasa lambat dan kurang responsif.
Roller, Vbelt, atau rumah CVT yang kotor atau aus membuat tenaga tidak tersalurkan dengan baik ke roda.
Kopling yang mulai habis menyebabkan selip dan tarikan motor terasa berat.
Ban yang kempis menambah beban gesek dengan jalan sehingga motor terasa lebih berat.
Oktan bensin yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin dapat menurunkan performa.
Untuk mencegahnya, lakukan servis rutin, ganti filter dan busi sesuai jadwal, serta cek CVT atau sistem bahan bakar secara berkala agar tarikan motor kembali ringan. (Z-4)
Sumber: suzukiindonesia, honda
Solusinya, coba bersihkan karburator, setel ulang idle RPM, ganti atau bersihkan busi, periksa selang vakum, tune up rutin, dan periksa aki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved