Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

8 Penyebab Tarikan Gas Motor Berat

Reynaldi Andrian Pamungkas
13/12/2025 17:32
8 Penyebab Tarikan Gas Motor Berat
Berikut Penyebab Tarikan Gas Motor Berat(freepik)

GAS motor adalah komponen pengendali pada sepeda motor yang berfungsi mengatur jumlah bahan bakar dan udara yang masuk ke mesin, sehingga menentukan kecepatan dan tenaga motor.

Jika gas motor terasa berat, seret, atau tidak responsif, biasanya disebabkan oleh kabel gas kotor, throttle body atau karburator bermasalah, atau kurang pelumasan.

Berikut 8 Penyebab Tarikan Gas Motor Berat

1. Filter udara kotor

Debu dan kotoran yang menumpuk membuat aliran udara ke mesin terhambat sehingga pembakaran tidak optimal.

2. Busi sudah aus atau kotor

Percikan api menjadi lemah, menyebabkan tenaga mesin berkurang saat ditarik gas.

3. Setting karburator tidak tepat

Campuran udara dan bensin yang tidak seimbang membuat mesin terasa ngempos dan berat.

4. Injektor kotor

Semprotan bahan bakar tidak maksimal sehingga tarikan terasa lambat dan kurang responsif.

5. CVT kotor atau aus

Roller, Vbelt, atau rumah CVT yang kotor atau aus membuat tenaga tidak tersalurkan dengan baik ke roda.

6. Kampas kopling aus

Kopling yang mulai habis menyebabkan selip dan tarikan motor terasa berat.

7. Tekanan angin ban kurang

Ban yang kempis menambah beban gesek dengan jalan sehingga motor terasa lebih berat.

8. Bahan bakar tidak sesuai spesifikasi

Oktan bensin yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin dapat menurunkan performa.

Untuk mencegahnya, lakukan servis rutin, ganti filter dan busi sesuai jadwal, serta cek CVT atau sistem bahan bakar secara berkala agar tarikan motor kembali ringan. (Z-4)

Sumber: suzukiindonesia, honda



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
  • 11 Penyebab Motor Mati saat Lepas Gas

    10/12/2025 18:00

    Solusinya, coba bersihkan karburator, setel ulang idle RPM, ganti atau bersihkan busi, periksa selang vakum, tune up rutin, dan periksa aki.