Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

8 Penyebab Knalpot Motor Nembak saat Turun Gas

Reynaldi Andrian Pamungkas
18/11/2025 17:30
8 Penyebab Knalpot Motor Nembak saat Turun Gas
Berikut Penyebab Knalpot Motor Nembak saat Turun Gas(freepik)

KNALPOT motor adalah komponen pada sepeda motor yang berfungsi untuk menyalurkan dan membuang gas hasil pembakaran dari mesin, sekaligus meredam suara agar tidak terlalu bising.

Knalpot juga membantu mengatur tekanan balik sehingga performa mesin tetap optimal.

Berikut 8 Penyebab Knalpot Motor Nembak saat Turun Gas

1. Campuran Udara dan Bahan Bakar Terlalu Miskin

Saat udara lebih banyak daripada bensin, pembakaran jadi tidak sempurna. Sisa bensin yang tidak terbakar bisa meledak di knalpot ketika turun gas.

2. Knalpot Bocor

Kebocoran kecil pada leher knalpot, sambungan pipa, atau gasket membuat udara luar masuk. Udara tambahan ini bisa memicu ledakan kecil saat deselerasi.

3. Pengapian Tidak Tepat

Waktu pengapian yang terlambat membuat pembakaran terjadi di knalpot, bukan di ruang bakar, sehingga menimbulkan bunyi nembak.

4. Sistem Injeksi Bermasalah

Injektor kotor atau sensor seperti O2 Sensor/MAF/MAP bermasalah membuat ECU salah mengatur pasokan bensin, menyebabkan backfire saat gas dilepas.

5. Karburator Tidak Setel

Setelan angin dan bensin tidak seimbang, setelan angin terlalu besar, pilot jet kotor atau terlalu kecil. Ini menyebabkan motor nembak saat deselerasi.

6. Busi Lemah atau Kotor

Percikan api tidak stabil menyebabkan pembakaran tidak lengkap. Bensin sisa akan meledak di knalpot.

7. Filter Udara Kotor

Filter udara tersumbat membuat suplai udara ke mesin tidak stabil. Kadang terlalu sedikit, kadang terlalu banyak, sehingga pembakaran tidak konsisten dan menyebabkan backfire.

8. ECU/ECM Error atau Mengalami Adaptasi yang tidak Tepat

Pada motor injeksi, ECU bisa salah membaca data sensor sehingga campuran BBM tidak sesuai. Ini sering terjadi setelah ganti knalpot racing tanpa remap.

Knalpot motor berfungsi untuk membuang gas sisa pembakaran dari ruang bakar, meredam suara yang dihasilkan mesin, mengoptimalkan performa dengan mengatur aliran gas buang, mengurangi polusi melalui catalytic converter, dan menjaga suhu mesin agar tetap stabil. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya