Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CVT adalah singkatan dari Continuously Variable Transmission, yaitu sistem transmisi otomatis yang digunakan pada motor matik untuk mengatur perpindahan tenaga dari mesin ke roda tanpa gigi tetap.
Berbeda dengan transmisi manual yang memiliki gigi 1, 2, 3, dan seterusnya, CVT tidak memiliki perpindahan gigi secara bertahap, melainkan mengubah rasio secara halus dan terus-menerus sesuai kecepatan motor.
Kampas kopling yang sudah tipis atau gosong akan menyebabkan gesekan berlebih saat motor berakselerasi. Akibatnya, muncul asap putih atau bau gosong dari area CVT. Biasanya disertai dengan gejala motor terasa bergetar atau selip saat digas.
CVT memiliki beberapa bagian yang dilumasi grease, terutama di bagian pulley dan roller. Bila grease terlalu banyak, terlalu encer, atau terkena panas tinggi, maka akan meleleh dan menguap, menimbulkan asap dari rumah CVT.
Oli dari gardan atau transmisi bisa bocor ke dalam rumah CVT. Saat CVT bekerja dan panas, oli ini terbakar sehingga menimbulkan asap putih dan bau terbakar. Ciri khasnya, area CVT tampak basah oleh oli.
Roller yang sudah aus atau penuh debu akan membuat gesekan tidak merata. Gesekan berlebihan bisa menimbulkan panas dan asap tipis. Selain itu, performa motor juga jadi menurun dan terasa berat.
V-belt yang sudah retak, mengeras, atau aus bisa tergelincir saat berputar. Hal ini menimbulkan gesekan berlebih dan menyebabkan bau gosong serta asap tipis. Biasanya terjadi saat motor dipakai di tanjakan atau beban berat.
Kurangnya pelumasan pada pulley dapat membuat permukaan bergesekan langsung. Akibatnya, terjadi panas berlebih dan bisa menyebabkan asap keluar dari CVT. Solusinya adalah membersihkan dan memberi grease secukupnya.
Debu dan pasir yang masuk ke area CVT bisa menghambat sirkulasi udara dan menyebabkan panas berlebih. Jika dibiarkan, komponen dalam CVT bisa terbakar ringan dan mengeluarkan asap.
Misalnya, pemasangan kampas kopling, pulley, atau belt tidak pas. Hal ini menyebabkan gesekan antar komponen tidak merata dan menimbulkan panas berlebihan hingga keluar asap.
Untuk mencegahnya, bersihkan CVT setiap 3.000 sampai 5.000 kilometer. Ganti V-belt dan roller secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan, gunakan pelumas atau grease khusus CVT, dan jangan membebani motor berlebihan. (Z-4)
Berbeda dengan transmisi manual yang menggunakan gigi tetap, CVT bekerja tanpa perpindahan gigi yang terasa, karena sistem ini mengubah rasio secara halus
Berbeda dengan transmisi manual atau otomatis konvensional yang memiliki gigi tetap, CVT menggunakan puli dan sabuk (V-belt) untuk mengubah rasio kecepatan secara
Sistem CVT banyak digunakan pada motor matic seperti Honda Vario, Yamaha NMAX, dan Suzuki Address. Sistem CVTÂ motor matic bisa mengalami suara berisik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved