Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Smart Energy Systems (SES) meluncurkan produk stasiun pengisian kendaraan listrik (EV Charger Operator) di Indonesia dengan jenama Cazgo (Cazgo.id).
Fasilitas itu dihadirkan lewat kerja sama dengan perusahaan Penanaman Modal Asing yang telah menjalin kemitraan strategis dengan TIDE Co Ltd (Korea), Charzin (Korea), serta mitra lokal seperti PT Cita Contract (PLN), PT Ciwaru Transaksi Elektronik, dan PT. Lintas Tunas Investama.
Cazgo merupakan provider atau operator stasiun pengisian kendaraan listrik di Indonesia yang menyediakan solusi layanan pengisian kendaraan listrik dengan output 7 kWh (single phase) dan 22 kWh fast charging (three phase) yang dapat diakses melalui aplikasi Cazgo App yang terintegrasi dengan sistem pengecasan kendaraan listrik.
Baca juga : Kolaborasi Carsurin dan NBRI Dorong Revolusi Kendaraan Listrik di Indonesia
Dalam upayanya untuk mendukung implementasi kendaraan listrik dengan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia, Cazgo berencana menyusun Rencana Kerja 2023 hingga 2027 dengan mengusulkan pemasangan sebanyak 1284 unit EV Charger kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Salah satu hal yang membuat Cazgo unggul adalah teknologinya yang canggih. Cazgo memiliki kemampuan dua arah dengan Energy Monitoring System (EMS) dan Advanced Metering Infrastructure (AMI) yang memenuhi standar internasional ISO15118 V2G (Vehicle to Grid) dan PnC (Plug and Charge).
Baca juga : Dukung Kendaraan Ramah Lingkungan, AEON Mall Deltamas Siap Hadirkan SPKLU
Selain itu, teknologi Cazgo mendukung Open API (Application Programming Interface) yang memungkinkan integrasi yang lebih baik dengan kendaraan listrik dan infrastruktur lainnya.
Saat ini sudah terpasang 6 unit Cazgo yang berlokasi di The Flavor Bliss, Alam Sutera sebagai lokasi pertama dan akan tersedia untuk melayani wilayah Jawa dan Bali serta akan menjajaki peluang kerja sama dengan Konsorsium Korea di Kawasan Ekonomi Khusus Nusantara (Ibu Kota Nusantara atau IKN).
Cazgo berkomitmen untuk melakukan manufaktur sistem EV Charger di Indonesia, baik dari segi perangkat lunak (software) maupun perangkat kerasnya (mesin EV Charger) secara CKD.
Cazgo nantinya akan memproyeksikan pemasangan charger kendaraan listrik di mal, area publik, kawasan perumahan, hotel, dan kafe-kafe.
"Dengan dukungan penuh dari Charzin Korea yang telah mengoperasikan lebih dari 20.000 Charger Station di Korea, dan TIDE sebagai pemasok mesin EV Charger, Cazgo memiliki dasar yang kuat untuk membangun kepercayaan produk dan merek kami kepada masyarakat Indonesia,” kata Kim Soo Chul, CEO PT. SES.
Aplikasi Cazgo App juga sudah tersedia di Google Play Store dan segera hadir di iOS. Cazgo siap menjadi mitra utama Anda dalam perjalanan menuju pengisian kendaraan listrik yang mudah, aman, dan terintegrasi. (Z-5)
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Peningkatan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru menunjukkan adanya perubahan pola penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat.
PT PLN memastikan kesiapan SPKLU di berbagai wilayah Indonesia guna mengantisipasi meningkatnya mobilitas pengguna kendaraan listrik saat libur nataru.
SEBUAH mobil berwarna merah marun terparkir di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN di Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) di daerah.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved