Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TOYOTA-Daihatsu kembali berkolaborasi menghadirkan kendaraan mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC). Mobil kendaraan berkapasitas tujuh penumpang tersebut diperkenalkan PT Toyota Astra Motor (TAM) dan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di pabrik perakitan Daihatsu Karawang Assembly Plant di Karawang, Jawa Barat, Selasa (2/8). Mobil kembar hasil kolaborasi dua brand Jepang tersebut mengusung nama Astra Toyota Cayla dan Astra Daihatsu Sigra.
"Sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kompetensi industri otomotif di Indonesia, pihak dari Grup Toyota dan Daihatsu Indonesia terus berkolaborasi untuk menyediakan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia seperti yang telah diluncurkan seperti Avanza-Xenia (2003) dan Rush-Terios (2006)," ujar Presiden Direktur ADM Sudirman MR.
Menurut dia, pemerintah juga terus berupaya mendukung berkembangnya industri otomotif Tanah Air dengan mengeluarkan kebijakan KBH 2 (kendaraan bermotor hemat energi dengan harga terjangkau). Menurut dia, Toyota-Daihatsu pun memproduksi kendaraan yang sesuai dengan kebijakan tersebut dalam bentuk Agya-Ayla, yaitu kendaraan city car lima penumpang pada 9 September 2013. "Astra Toyota Cayla dan Astra Daihatsu Sigra sendiri merupakan kelanjutan dari program KBH2. Berbeda dengan KBH2 sebelumnya, kedua kendaraan terbaru ini merupakan mobil jenis MPV berkapasitas tujuh penumpang, dan ini jenis yang paling diminati di Indonesia," terang Sudirman.
Kandungan lokal
Untuk mewujudkan produk kolaborasi tersebut, jelasnya, ADM telah menanamkan investasi senilai Rp1,1 triliun. Kedua kendaraan tersebut, sambungnya, diproduksi di pabrik Astra Daihatsu Motor Karawang Assembly Plant yang memiliki kapasitas produksi 200 ribu unit per tahun. Daihatsu memiliki pabrik lain, yaitu Daihatsu Sunter Assembly Plant yang berkapasitas 330 ribu unit per tahun. Total kapasitas produksi ADM mencapai 530 ribu unit per tahun yang menjadikannya sebagai pabrik otomotif terbesar di Indonesia hingga saat ini.
Sudirman mengutarakan ADM juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kandungan lokal dari setiap produk yang dihasilkan. "Kedua kendaraan hasil kolaborasi terbaru ini telah memiliki kandungan dalam negeri sebesar 94%, melibatkan 178 perusahaan, termasuk komponen lokal tingkat pertama, dan 890 perusahaan termasuk komponen lokal tingkat kedua, yang menyerap tenaga kerja hampir 600 ribu orang," paparnya.
Total pemasok mitra bisnis ADM saat ini melibatkan 250 penyuplai tingkat pertama dan 1.270 pemasok tingkat kedua dengan total tenaga kerja yang dapat terserap mencapai 900 ribu. Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan penghargaan tinggi kepada ADM dan para mitra usaha atas komitmen secara terus-menerus berinvestasi dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi industri kendaraan bermotor beserta komponennya di Asia, bahkan di dunia. "Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong perusahaan-perusahaan otomotif semakin meningkatkan kontribusinya terhadap kepentingan masyarakat dan perekonomian nasional," tutur Airlangga dalam pidatonya. Ia berharap kendaraan hasil kolaborasi itu dapat diterima masyarakat dengan baik. Terkait dengan harga jual, Sigra dibanderol dengan harga on the road Jakarta di kisaran Rp106 juta-Rp149 juta, sedangkan Calya dibanderol di rentang Rp129,65 juta-Rp150 juta. (Cdx/S-2)
Langkah penjajakan investasi tersebut dianggap amat penting, karena Indonesia disebut berkontribusi sekitar 18% terhadap pasokan timah dunia.
Donald Trump mengumumkan bahwa produsen otomotif Toyota akan berinvestasi lebih dari sekitar Rp166 triliun selama lima tahun ke depan untuk membangun pabrik mobil di seluruh AS.
PT TMMIN telah berpartisipasi di ajang TEI sejak 2008 hingga saat ini, dan secara konsisten berupaya untuk mempertahankan serta meningkatkan kinerja ekspor.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan pusat research and development (R&D) di Indonesia.
Lebih dari lima dekade, Toyota Indonesia telah tumbuh dari sekadar perakit kendaraan menjadi pemain penting dalam industri otomotif global.
Lulusan AKTI diproyeksikan agar mampu lebih cepat meraih posisi team leader bahkan bisa menduduki posisi strategis di TMMIN dan rantai pasok lainnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved