Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
President Director PT Honda Precision Parts Manufacturing (HPPM) Manabu Shiraki mengumumkan bahwa perusahaannya telah mencapai total produksi Middle Continuosly Variable Transmission (MCVT) mencapai lima juta unit hanya dalam kurun waktu 9 tahun. Pencapaian ini terhitung sejak pertama kali HPPM di Indonesia memproduksi transmisi MCVT pada November 2013 dengan pengiriman pertama ke Meksiko.
“Selama 9 tahun terakhir, kami telah mencapai lima juta unit dan dikirim ke 14 negara termasuk kawasan ASEAN dan Eropa. Saat ini, kapasitas produksi transmisi MCVT (kami) adalah 740.000 unit per tahun,” ungkap Manabu Shiraki, Senin (12/9).
Dia menjelaskan bahwa transmisi MCVT adalah produk yang memerlukan teknologi presisi dengan tingkat kesulitan tinggi, dan investasi dalam jumlah yang besar, serta sumber daya manusia yang ahli. Persentase lokal untuk produk transmisi MCVT dari Indonesia sendiri saat ini telah mencapai 69%.
“Berkat kerja sama para supplier, dukungan dari seluruh pihak Honda Grup, terutama upaya keras dari seluruh associate Indonesia yang berkualitas baik, HPPM mampu secara berkelanjutan memproduksi MCVT dengan kualitas tinggi yang dibanggakan ke seluruh dunia,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa lebih dari 90% produk transmisi MCVT diekspor ke 14 negara di dunia, termasuk Thailand, Filipina, Malaysia, Vietnam, Brasil, Argentina, Meksiko, Turki, Taiwan, India, Pakistan, Tiongkok, dan Inggris. Dengan demikian HPPM juga telah memberikan kontribusinya yang cukup besar terhadap perekonomian Indonesia.
Indonesia menjadi negara kedua setelah Jepang yang memproduksi MCVT di seluruh dunia. Pengalaman Honda bekerja sama dengan tenaga ahli karyawan lokal dan supplier yang unggul dalam memproduksi gear transmisi kendaraan roda dua, menjadikan Indonesia dipercaya sebagai area produksi transmisi MCVT di wilayah Asia.
Manabu Shiraki mengakui bahwa orang-orang Indonesia memiliki kemampuan pancaindera yang sangat tinggi. Kemampuan ini sangat diperlukan dalam melakukan pengecekan part fungsional penting yang sangat presisi seperti produk transmisi MCVT secara cermat.
“Transmisi MCVT yang dihasilkan di HPPM memperoleh kepercayaan dan penilaian yang sangat baik dari para pelanggan untuk kualitas dan kinerjanya, berkontribusi pada peningkatan daya saing global. Dengan pencapaian lima juta unit transmisi MCVT yang diproduksi sebagai tonggak sejarah, kami akan terus menghadapi tantangan baru dengan cara Honda,” tutupnya.
Sekilas HPPM
PT Honda Precision Parts Manufacturing (HPPM) adalah sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi transmisi, didirikan pada Juni 2002 dengan investasi awal senilai US$150 juta. Per Agustus 2022, total karyawan HPPM saat ini telah mencapai 2.755 orang.
HPPM memulai produksi transmisi otomatis setelah satu tahun pertama sejak berdirinya perusahaan, yakni pada September 2003. Produksi harian saat tahun pertama mencapai 750 unit per hari, dan terus berkembang mencapai 1.620 unit per harinya pada saat ini. Selain transmisi MCVT, HPPM juga memiliki produk komponen lainnya yaitu Engine Valve , 4WD, Pulley, dan CVT Belt. (S-4)
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
Tantangan terbesar freelancer saat ini bukan sekadar soal keahlian teknis, melainkan kemampuan beradaptasi.
AI telah berevolusi dari teknologi pendukung menjadi fondasi strategis dalam membangun daya saing brand.
Nama Michael Wisnu Wardhana mendadak menjadi perbincangan nasional setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran besar di Gedung Terra Drone.
Agar performa mobil tetap prima, mengenal kerusakan-kerusakan komponen mobil menjadi hal yang sangat penting demi keamanan dan kenyamanan saat berkendara di jalan raya.
"Bagi pengguna mobil matik, diharapkan selalu rutin melakukan pengecekan terhadap transmisi, terutama mengganti oli transmisi sesuai dengan anjuran pabrikan mobil."
Cara berkendara juga merupakan salah satu cara merawat mobil matik, seperti selalu mengembalikan tuas dari posisi D ke N atau P pada saat berhenti dalam waktu lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved