Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
GABUNGAN Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah DiTanggung Pemerintah (PPnBM DTP) bisa terus diberlakukan hingga akhir 2021, karena telah terbukti dapat menyelamatkan industri otomotif nasional dari krisis akibat pandemi covid-19.
Fakta ini diperkuat oleh data hasil kajian evaluasi oleh Institute for Strategics Inisiative (ISI) yang disampaikan dalam webinar bertajuk 'Dampak Insentif PPnBM DTP Kendaraan Bermotor Terhadap Perekonomian Nasional' yang digelar oleh Gaikindo pada Kamis (19/8).
Hasil evaluasi ISI memhungkapkan bahwa program insentif PPnBM DTP ini mampu meningkatkan penjualan mobil, penyerapan tenaga kerja lebih tinggi, peningkatan pendapatan rumah tangga dan pendapatan negara dan pada akhirnya membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Sejak pandemi melanda Indonesia pada Maret 2020, penjualan mobil mulai mengalami penurunan. Titik terendah terjadi pada Mei 2020 mencapai 6.907 unit dibandingkan saat di masa normal yang rata-rata mencatatkan 40 ribu unit.
"Tahun 2020 mengalami penurunan luar biasa gara-gara covid-19. Pada Mei 2020 turun hingga di bawah 10 ribu," ungkap Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di acara webinar. Data Gaikondo pun mencatat total penjualan kendaraan 2020 hanya mampu mengukir angka 532.027 unit.
Hadirnya kebijakan insentif PPnBM DTP terbukti ampuh menggairahkan industri otomotif. Penjualan kendaraan secara wholesales nasional periode Januari - Juli 2021 berhasil mencatatkan 460.105 unit, atau bertumbuh 60,8% bila dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Bahkan pencapaian ini nyaris mendekati total penjualan sepanjang tahun lalu. Padahal kebijakan insentif PPnBM DTP ini baru diberlakukan Maret 2021.
"Harapannya PPnBM (diperpanjang) sampai akhir 2021 supaya industri otomotif pulih dengan tuntas," ungkap Yohannes.
Industri otomotif juga merupakan industi strategis yang juga menjadi salah satu penyumbang terbesar perekonomian nasional. Menurut Direktur ISI Luky Djani, industri otomotif merupakan sektor yang memiliki multiplier effect yang tinggi terhadap sektor-sektor yang terkait.
"Kehulu, sektor otomotif telah meningkatkan demand atas output sektor seperti industri komponen mesin, ban, valve, filter dan lain sebagainya. Sementara itu ke hilir, produk otomotif telah berdampak terhadap sektor pembiayaan keuangan, alat transportasi dan lainnya," sebut Luky. (S-4)
Kendaraan-kendaraan tersebut rencananya akan diperkenalkan melalui jaringan retail space yang dikembangkan dengan konsep Stellantis Brand House.
Di luar bisnis inti otomotif, Perseroan juga terus mengembangkan peluang di ekosistem kendaraan listrik (EV) dan energi terbarukan.
Penjualan mobil bekas naik 6% di awal 2026 saat pasar mobil baru lesu. Simak tren MPV & SUV favorit untuk mudik Lebaran serta analisis pakar OLXmobbi.
Tidak hanya sekadar alat transportasi, mobil kini menjadi representasi identitas bagi mahasiswa hingga profesional muda.
Adapun lini oli mobil Motul yang mendapatkan upgrade standar API SQ antara lain Multigrade Plus, Multipower Plus, H-Tech 100 Plus, NGEN Hybrid, dan Motul 300V.
Ada balai lelang otomotif JBA, Caready, ibid Lelang, Lelang Mobil/Auksi, dan Universal Collection.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengumumkan rencananya untuk mengusulkan insentif bagi kendaraan hybrid kepada kementerian terkait.
Sebelum memutuskan untuk membeli mobil listrik, penting untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai perbedaan antara mobil listrik CKD dan CBU.
Meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia didorong oleh berbagai kelebihan dan infrastruktur penunjang.
Hingga saat ini, realisasi insentif perpajakan terserap Rp500 miliar. Penyaluran insentif pajak pada tahun ini akan lebih selektif.
PPnBM tersebut telah membantu pemulihan ekonomi nasional dengan insentif bagi kendaraan bermotor yang ditanggung pemerintah mencapai Rp4,63 triliun pada 2021.
"Kami menerima penaikan tarif PPN menjadi 11% itu, tapi dengan catatan."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved