Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%—untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan pendaftaran dan menyusutnya pendanaan menjadi sebagian dari berbagai tantangan yang dihadapi banyak perguruan tinggi kelas dunia, yang dipandang sebagai gerbang menuju mobilitas sosial dan kehidupan yang lebih baik.
Bahkan, sekalipun banyak perguruan tinggi di Asia naik peringkat tahun lalu, mereka juga menghadapi tantangan berupa meningkatnya pengangguran lulusan. Dengan naiknya biaya kuliah, demokratisasi pembelajaran melalui internet, serta ketidakpastian ekonomi dunia, muncul pertanyaan mendasar: apakah gelar tambahan yang mahal berpengaruh terhadap peluang promosi kerja?
Pada saat yang bersamaan, Indonesia secara aktif merangkul perguruan tinggi luar negeri untuk mendorong lebih banyak tenaga kerja dalam negeri yang berdaya saing global, sejalan dengan ambisi besar menjadi negara maju pada tahun 2045. Tulisan ini tidak akan memperdebatkan keberlakuan kebijakan tersebut.
Dengan telah hadirnya perguruan tinggi luar negeri di Indonesia, tulisan ini justru akan membahas bagaimana sistem pendidikan tinggi nasional dapat memanfaatkan peluang hadirnya perguruan tinggi luar negeri di Tanah Air dalam kebijakan pendidikan tinggi dan pembangunan.
Indonesia akhirnya membuka pintu bagi perguruan tinggi luar negeri secara resmi pada 30 Oktober 2018, dengan perubahan peraturan menteri. Kerangka terbaru—Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 23 Tahun 2023—bahwa perguruan tinggi yang ingin beroperasi di Indonesia harus berada dalam peringkat 200 besar dunia.
Jika negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia telah menerima perguruan tinggi luar negeri sejak beberapa dekade lalu, Indonesia pada awalnya lebih memprioritaskan penguatan identitas nasional melalui reformasi perguruan tinggi dalam negeri. Kini, dengan visi mencapai Indonesia Emas 2045, arah kebijakan tersebut berganti.
Kehadiran kampus luar negeri kelas dunia tidak semata simbolis. Ia membuka akses bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan bertaraf dunia di Tanah Air. Dalam lima tahun terakhir, perguruan tinggi luar negeri telah mengubah lanskap pendidikan tinggi nasional. Monash University Indonesia menjadi perguruan tinggi luar negeri pertama yang beroperasi secara penuh di Indonesia pada 2021. Perguruan tinggi lainnya termasuk Georgetown University School of Foreign Service di Jakarta dan King’s College London di Singhasari, Jawa Timur.
Saat ini sedang didiskusikan rencana beberapa kampus anggota Russell Group lainnya untuk hadir dan mengembangkan program di Indonesia. Kolaborasi pun tumbuh, seperti program gelar ganda dari Canberra Law School dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi luar negeri dan dalam negeri tidak hanya dapat hadir berdampingan, tetapi juga bisa bersinergi dan bekerja sama dalam meningkatkan standar pendidikan tinggi Indonesia.
Perguruan tinggi luar negeri akan melengkapi, bukan menggantikan perguruan tinggi dalam negeri yang tetap memegang peran penting dalam pembangunan bangsa. Mereka menawarkan pendidikan berkualitas tinggi dengan biaya yang jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan studi di luar negeri, sehingga memperluas akses bagi calon mahasiswa dari keluarga kelas menengah.
Metode pengajaran modern, kapasitas riset yang mumpuni, dan program yang berdaya saing global turut membantu menjawab kekurangan dosen dan meningkatnya permintaan pasar. Kemitraan antara dosen asing dan dalam negeri mendorong pertukaran pengetahuan yang dapat memperkaya ekosistem pendidikan tinggi Tanah Air.
Kehadiran perguruan tinggi luar negeri juga mendorong perguruan tinggi dalam negeri untuk meningkatkan daya saing, baik di tingkat kawasan maupun dunia. Tekanan kompetitif ini memacu inovasi, peningkatan mutu, dan kolaborasi—bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi ekonomi dunia yang kian terfragmentasi. Agar dampaknya maksimal, perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri mesti menjalin kerja sama dalam riset, pengembangan kurikulum, dan program pertukaran.
TANTANGAN
Namun, tantangannya tetap ada. Biaya kuliah perguruan tinggi luar negeri di Indonesia umumnya lebih mahal ketimbang perguruan tinggi dalam negeri, sehingga membatasi akses bagi calon mahasiswa dari keluarga berpendapatan rendah. Beasiswa dan bantuan finansial memang membantu, tetapi diperlukan sistem yang lebih konkret untuk menjamin inklusivitas.
Penyesuaian budaya dan regulasi juga penting, di antaranya kontekstualisasi kurikulum oleh perguruan tinggi luar negeri dan pengawasan terhadap perguruan tinggi luar negeri yang perlu diseimbangkan dengan otonomi institusi pendidikan tinggi—yang merupakan kunci dalam riset dan inovasi.
Jika ditata dengan baik, perguruan tinggi luar negeri dapat menjembatani standar nasional dan internasional, membuka peluang bagi mahasiswa yang selama ini menghadapi hambatan untuk menempuh pendidikan di luar kawasan. Indonesia berpeluang menjadi pusat pendidikan tinggi di Global South, menarik mahasiswa di kawasan, sekaligus meningkatkan pengaruh Indonesia di kancah internasional.
Melalui pengawasan yang cermat dan kolaborasi yang erat, perguruan tinggi luar negeri dapat menghadirkan standar internasional dengan konteks budaya Indonesia—seraya mendorong lebih banyak perguruan tinggi dalam negeri untuk unggul di tingkat internasional.
Bersama-sama, keduanya dapat melahirkan lulusan yang berwawasan global tapi tetap berakar pada nilai-nilai ketimuran, memperkuat perekonomian Indonesia, dan mengamankan posisi bangsa ini di abad ke-21 yang berbasis pengetahuan. Mahasiswa Indonesia dapat mengakses pendidikan tinggi, jejaring, dan sumber daya kelas dunia; sementara perguruan tinggi luar negeri dapat menjangkau pasar mahasiswa Indonesia dan Asia Tenggara yang besar, sekaligus membantu menutup penurunan pendapatan mereka akibat berkurangnya pendaftaran mahasiswa asing dan arus deglobalisasi.
International Living merilis Global Retirement Index 2026. Yunani menempati posisi pertama. Ini daftar lengkap 10 negara terbaik untuk pensiun.
Kerja sama antara lain mencakup pengembangan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional, pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, pengabdian masyarakat lintas negara,
Keresahan terhadap protes tersebut sampai hingga ke luar negeri.
Laporan Spotify terbaru menyebutkan pembagian royalti yang didapat para musisi Indonesia lewat Spotify, sebagian besar didapatkan dari pendengar luar negeri
Membeli iPhone 16 atau iPhone 16e dari luar negeri bisa menjadi pilihan menarik, terutama jika harga di negara asal lebih murah dibandingkan di Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved