Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAUH ini para pemerhati Muhammadiyah lebih banyak memosisikan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, gerakan dakwah, gerakan tajdid, dan gerakan nasional. Belum banyak pemerhati yang menempatkan Muhammadiyah sebagai gerakan kebudayaan. Untuk itu, tulisan ini ingin menampilkan karakter Muhammadiyah sebagai gerakan kebudayaan.
Tulisan ini juga berusaha untuk mengaitkan dengan ikhtiar Muhammadiyah yang telah mencanangkan konsep dakwah kultural. Wacana dakwah kultural mulai dibicarakan sejak Tanwir Muhammadiyah di Bali (2002), Makassar (2003), dan Mataram (2004). Dalam Muktamar Ke-45 Muhammadiyah di Malang pada 2005, masalah dakwah kultural juga diperbincangkan secara serius.
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/muhammadiyah-sebagai-gerakan-kebudayaan
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Lakon kali ini dipilih untuk mengingatkan kita bahwa nilai kepahlawanan berkaitan erat dengan sikap mencintai bangsa dan negara, menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi upaya penguatan sektor kebudayaan nasional.
SEBANYAK 13 negara kawasan Pasifik menghadiri Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai 11-13 November 2025.
Puti Guntur Soekarno, menyoroti pengaruh teknologi terhadap perkembangan kebudayaan di Indonesia.
WAKIL Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan pentingnya peran budaya dan pendidikan sebagai kekuatan lembut (soft power) yang mampu memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved