Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
INFORMASI tentang skrining dan deteksi dini kanker payudara dengan melakukan pemeriksaan mamografi sangat penting bagi perempuan usia di atas 40 tahun. Selain itu, melakukan Sadari yaitu pemeriksaan payudara oleh diri sendiri dengan berdiri di depan cermin serta Sadanis yaitu pemeriksaan payudara klinis yang dilakukan petugas kesehatan seperti dokter, menjadi langkah awal mendeteksi kanker payudara.
"Sadari sangat mudah dilakukan dengan syarat dilakukan dengan cara yang tepat, rutin, disiplin dan bila ada benjolan yang menetap dan tidak sakit segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Agum Gumelar pada acara talkshow dan sosialisasi 'Skrining dan Deteksi Dini Kanker Payudara 'yang digelar bersama Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini Cabang BS I BAIS TNI, Selasa (15/3).
Menurut Linda, kanker payudara stadium lanjut dapat dicegah bila kanker ditemukan dalam stadium awal. Namun, Linda mengatakan, tidak semua benjolan di payudara adalah kanker.
"Sadari sangat mudah dilakukan dengan syarat dilakukan dengan cara yang tepat, rutin, disiplin. Bila ada benjolan yang menetap dan tidak sakit, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat," jelasnya.
Di sisi lain, Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS I BAIS TNI, Wiwik Joni Supriyanto menyatakan saat ini kanker payudara merupakan jenis kanker yang banyak diderita oleh perempuan Indonesia, untuk itu deteksi dini dan diagnosa dini penting. "Kunci untuk deteksi dini adalah dengan melakukan pemeriksaan mamografi secara teratur terutama wanita berusia 40 tahun ke atas, karena pemeriksaan ini sangat efektif untuk deteksi dini kanker payudara hampir 80 persen hingga 90 persen," katanya.
Sedangkan ahli bedah onkologi dari RS Kanker Dharmais Jakarta, dr Bob Andinata SpB(K) Onk yang menjadi nara sumber mengatakan faktor-faktor resiko dari kanker payudara terbagi dua, yakni faktor yang bisa dimodifikasi dan faktor yang tidak dapat dimodifikasi. Untuk faktor risiko yang tidak bisa dimodifikasi yaitu perempuan, usia di atas 50 tahun, ada riwayat kanker dalam keluarga, menstruasi pada usia kurang dari 12 tahun, dan menopause pada usia di atas 50 tahun, jelasnya.
"Faktor risiko yang bisa dimodifikasi meliputi perempuan yang tidak menikah, menikah tapi tidak hamil, tidak memiliki anak, penggunaan kontrasepsi hormonal di atas 10 tahun, hingga obesitas. Selain itu, penggunaan kontrasepsi hormonal di atas 10 tahun meningkatkan kadar hormon ekstrogen yang memicu kanker payudara. Begitu juga obesitas, juga meningkatkan estrogen. karena itu, Bob mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan skrining dan deteksi dini kanker payudara," ujar Bob. (RO/OL-15)
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved