Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTINGEN Indonesia menorehkan prestasi membanggakan di ajang ASEAN Para Games 2026 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Di bawah komando Chef de Mission (CdM) Prof. Dr. Reda Manthovani, Tim Merah Putih sukses finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan medali yang melampaui target awal secara signifikan.
Hingga akhir kompetisi, Indonesia berhasil mengoleksi total 392 medali, yang terdiri atas 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Pencapaian ini jauh melampaui target yang ditetapkan sebelumnya, yakni 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.
Posisi puncak klasemen ditempati oleh tuan rumah Thailand, sementara Indonesia kokoh di urutan kedua.
CdM Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, memberikan apresiasi tinggi atas performa konsisten dan disiplin para atlet.
“Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia di panggung Asia Tenggara. Selamat atas perjuanganmu, para patriot bangsa. Kalian adalah inspirasi,” ujar Reda, yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI.
Menurut Reda, keberhasilan ini bukan sekadar soal kuantitas medali, melainkan bukti kualitas dan daya saing atlet disabilitas Indonesia yang setara. Ia menilai prestasi ini sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan sumber daya manusia yang inklusif.
“Prestasi ini melampaui target yang kami tetapkan. Ini adalah bukti bahwa atlet disabilitas Indonesia memiliki kualitas, dedikasi, dan daya saing yang setara. Mereka bukan hanya berjuang untuk medali, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dalam pembangunan bangsa,” tambah Reda.
Sejumlah cabang olahraga (cabor) tampil sebagai tulang punggung perolehan medali. Para Atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan 44 medali, disusul Para Renang yang secara mengejutkan meraih 29 emas dari target awal hanya delapan.
Sementara itu, Para Judo mencatatkan prestasi sempurna dengan menyapu bersih seluruh nomor pertandingan melalui raihan tujuh medali emas.
Prestasi individu juga menjadi sorotan. Jendi Pangabean dari cabang Para Renang dinobatkan sebagai atlet tersukses dengan koleksi tujuh medali emas.
Selain itu, atlet muda berusia 15 tahun, Siti Aisyah, berhasil mencatatkan dua rekor baru ASEAN Para Games. Secara total, kontingen Indonesia berhasil memecahkan 25 rekor ASEAN Para Games dan satu rekor Asia di cabang Para Atletik atas nama Hellin Wardina.
Menutup kompetisi ini, Reda menegaskan komitmennya untuk terus mendukung persiapan atlet menuju ajang yang lebih besar, yakni Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Hasil gemilang di Thailand ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk meningkatkan dukungan terhadap olahraga disabilitas di tanah air. (Z-1)
Satu medali emas dipersembahkan dari kategori Junior 1 Urban Cheer Dance, yang sekaligus menjadi gelar juara dunia pertama Indonesia dalam sejarah keikutsertaan di CWC.
"Fokus utama kami ke depan adalah menyiapkan atlet-atlet Indonesia agar mampu tampil optimal di level tertinggi, termasuk Olimpiade, melalui proses yang terukur dan berkesinambungan,”
Terakhir kali Indonesia finis di posisi tersebut terjadi pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.
Material medali SEA Games 2025 disebut tahan lama yang dirancang untuk menahan benturan; lapisan permukaan emas, perak, dan nikel yang dirancang antikelupas.
Dari 87 medali emas yang diraih di SEA Games 2023 Kamboja, Indonesia berpotensi kehilangan sekitar 41 medali.
Amali menyebut seluruh unsur tim sudah memahami tujuan timnas Indonesia di Thailand ialah untuk mengejar emas.
Satoru menyebutkan, setelah ini pihak akan membawa Timnas Putri Indonesia untuk melakukan Training Camp di berbagai negara.
Dari 33 nama yang dipanggil untuk TC di Bali, mayoritas merupakan penghuni tim U-17 dan U-20
Ekonom senior Indef Didin S. Damanhuri menyampaikan selama kepemimpinan era Presiden Jokowi penurunan angka kemiskinan terbilang minim yakni hanya 1,37 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved