Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
AKAN bertanding di ASEAN Para Games Thailand 2025, tim tenis kursi roda Indonesia terus melakukan penguatan strategi dan teknik. Pelatih tim tenis kursi roda Indonesia Satria Yuda Gontara mengatakan mereka akan mengikuti ASEAN Para Games pada 20-26 Januari.
Dia menjelaskan, pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Solo, Jawa Tengah, dimanfaatkan untuk menyempurnakan berbagai aspek permainan agar siap tampil optimal di ajang regional tersebut.
"Evaluasi per periode waktu terus berjalan selama pelatnas, guna perbaikan untuk persiapan menghadapi tiga nomor pertandingan, yakni tunggal putra dan putri serta ganda putra," kata Satria, Minggu, (11/1).
Menurut dia, proses evaluasi dilakukan secara berkala selama pelatnas berlangsung. Setiap periode latihan menjadi bahan penilaian untuk melihat perkembangan atlet, sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih terlihat dalam simulasi pertandingan.
Pendekatan itu diharapkan mampu meningkatkan konsistensi permainan atlet saat menghadapi situasi kompetisi sesungguhnya. Sebelum bergabung dalam pelatnas, para atlet telah menjalani pembinaan intensif di pusat latihan daerah (pelatda) masing-masing.
Keempat atlet yang akan berangkat ke Thailand berasal dari dua wilayah, yakni Jakarta dan Yogyakarta, yang secara rutin menggelar latihan fisik dan teknik dasar. Mereka adalah Kevin Sanjaya, Agus Fitriadi, Siti Hanna Komala Sari, dan Ndaru Patma Putri. (Ant/H-3)
Olahraga tenis kursi roda mulai ada pada 1976 silam.
Fokus utama KND bukan sekadar pada perolehan medali, melainkan memastikan negara hadir dalam memberikan hak yang setara bagi atlet disabilitas.
Hingga akhir kompetisi ASEAN Para Games 2025, Indonesia berhasil mengoleksi total 392 medali, yang terdiri atas 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
TIM para renang Indonesia meraih total 11 medali, termasuk empat emas, dan memecahkan rekor Asia di ajang Para Swimming World Series 2025 di Lima, Peru.
TIM anggar kursi roda Indonesia tengah bersiap menghadapi tantangan besar pada ajang Para Fencing World Cup 2025 yang akan berlangsung di GOR Indoor Manahan, Solo, mulai Senin (15/9).
Aryo Febrian Moedanton dan Rezza Dwi Brammadita diundang menjadi pembicara dalam acara Organizing Major Sports Events and Promoting Sports Tourism.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved