Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Hasil Indonesia Masters 2026: Tekuk Wakil Malaysia, Dejan/Bernadine Amankan Tiket 16 Besar

Khoerun Nadif Rahmat
21/1/2026 13:05
Hasil Indonesia Masters 2026: Tekuk Wakil Malaysia, Dejan/Bernadine Amankan Tiket 16 Besar
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana.(Dok. PBSI )

 

 

 

PASANGAN ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, menandai debut mereka di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 dengan performa impresif.

Tampil di hadapan publik Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (21/1), Dejan/Bernadine sukses menyingkirkan wakil Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing, dua gim langsung 21-10 dan 21-17.

Kemenangan itu membuktikan kematangan Dejan/Bernadine meski baru dipasangkan dalam lima bulan terakhir. Sejak gim pertama, pasangan tuan rumah langsung menekan dengan tempo cepat yang membuat Wong/Lai kesulitan mengembangkan permainan. Dominasi tersebut membawa mereka unggul telak 21-10 di set pembuka.

Memasuki gim kedua, pasangan Malaysia sempat memberikan perlawanan sengit dan memaksa terjadinya kejar-mengejar angka. 

Namun, ketenangan Dejan dalam mengatur serangan dan kesigapan Bernadine di depan net menjadi pembeda. Mereka berhasil mengontrol reli-reli panjang sebelum akhirnya menyudahi perlawanan lawan dengan skor 21-17.

"Puji Tuhan, kami bisa bermain dengan baik dan langsung in sejak poin pertama. Dukungan luar biasa dari penonton di Istora benar-benar menambah semangat dan kepercayaan diri kami," ungkap Bernadine seusai laga.

Dejan menambahkan bahwa kemenangan ini tak lepas dari kesiapan strategi yang matang. Mengingat ini merupakan pertemuan kedua setelah sebelumnya mereka menang di Malaysia Super 100 pada Oktober 2025, Dejan mengaku sudah mengantongi kelemahan lawan.

"Kami sudah punya gambaran dan melakukan analisis sebelum bertanding. Rencana yang kami susun berjalan lancar di lapangan," tutur Dejan.

Lebih lanjut, Dejan menilai turnamen level Super 500 ini menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan mereka sebagai pasangan baru. Meskipun menyadari masih dalam proses adaptasi, ia optimistis melihat tren performa yang terus meningkat.

"Kami ingin melihat sudah di level mana posisi kami saat ini. Progresnya cukup bagus, meskipun bermain di kandang sendiri menuntut kontrol emosi yang baik karena atmosfer penonton yang sangat antusias," pungkasnya. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya