Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM sejarah bulu tangkis dunia, trofi Piala Uber bukan sekadar simbol supremasi tim putri, melainkan bukti ketangguhan regenerasi atlet sebuah negara. Hingga memasuki tahun 2026, dominasi "Tembok Besar" China masih sulit diruntuhkan, sementara Indonesia terus berjuang mengulang memori manis era 90-an.
Bagi Anda penggemar bulu tangkis, memahami peta kekuatan negara-negara juara Uber Cup adalah kunci untuk menikmati setiap pertandingan. Siapa saja negara yang pernah mengangkat trofi bergengsi ini, dan kapan terakhir kali Srikandi Merah Putih berjaya?
Sebelum membahas daftar juara, penting untuk mengenal asal-usul turnamen ini. Turnamen beregu putri ini digagas oleh legenda bulu tangkis Inggris, H.S. Betty Uber, pada tahun 1950. Ia ingin ada kompetisi putri yang setara dengan Piala Thomas (putra).
Edisi perdana digelar pada tahun 1957 di Lancashire, Inggris. Uniknya, meski digagas orang Inggris, trofi pertama justru terbang jauh ke Amerika Serikat, menandai awal sejarah panjang perebutan supremasi bulu tangkis putri dunia.
Hingga saat ini, hanya ada lima negara di dunia yang pernah mencicipi manisnya gelar juara Uber Cup. Berikut adalah rekapitulasi lengkapnya:
| Peringkat | Negara | Total Gelar | Tahun Juara |
|---|---|---|---|
| 1 | China | 16 | 1984, 1986, 1988, 1990, 1992, 1998, 2000, 2002, 2004, 2006, 2008, 2012, 2014, 2016, 2020, 2024 |
| 2 | Jepang | 6 | 1966, 1969, 1972, 1978, 1981, 2018 |
| 3 | Indonesia | 3 | 1975, 1994, 1996 |
| 4 | Amerika Serikat | 3 | 1957, 1960, 1963 |
| 5 | Korea Selatan | 2 | 2010, 2022 |
Sejak pertama kali berpartisipasi dan juara pada tahun 1984, China langsung mengubah peta kekuatan bulu tangkis dunia. Dengan sistem pembinaan yang ketat, mereka mencatatkan rekor kemenangan beruntun terpanjang. Kemenangan terakhir mereka di edisi 2024 menegaskan bahwa regenerasi pemain putri China (seperti Chen Yufei dan ganda Chen Qingchen/Jia Yifan) masih yang terbaik di dunia.
Jepang adalah penguasa era 60-an hingga awal 80-an. Sempat "tertidur" puluhan tahun, Jepang bangkit kembali dan merebut gelar pada 2018 berkat generasi emas seperti Akane Yamaguchi dan Nozomi Okuhara. Mereka dikenal dengan gaya main yang ulet dan stamina yang tak habis-habis.
Indonesia mengoleksi 3 gelar juara. Gelar pertama diraih pada 1975 di Jakarta, yang menjadi momen bersejarah runtuhnya dominasi Jepang. Namun, era paling ikonik adalah dekade 90-an.
Banyak penggemar muda mungkin terkejut melihat AS ada di daftar ini. Pada tiga edisi awal (1957-1963), AS mendominasi berkat Judy Devlin. Namun, seiring berkembangnya bulu tangkis di Asia, kekuatan AS perlahan meredup dan kini lebih sering terhenti di fase grup.
Korea Selatan dikenal sebagai tim yang penuh kejutan. Gelar 2010 dan 2022 mereka raih dengan cara dramatis, seringkali dengan mengalahkan China di final yang tidak terduga. Semangat juang "pantang menyerah" menjadi ciri khas tim Negeri Ginseng.
Melihat daftar negara yang pernah angkat trofi Uber Cup, terlihat jelas pergeseran kekuatan dari Barat (AS) ke Timur (Asia). China memang masih menjadi tembok tebal yang sulit ditembus, namun kemenangan Korea Selatan di 2022 membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil.
Bagi tim Indonesia, sejarah 1975, 1994, dan 1996 adalah api semangat yang tidak boleh padam. Dengan talenta muda yang terus bermunculan, harapan untuk melihat Bendera Merah Putih berkibar lagi di podium tertinggi Piala Uber tetap menyala. (Z-10)
Jika Indonesia Arena tidak memungkinkan, pemerintah juga membuka opsi penggunaan venue alternatifuntuk Piala Sudirman dan Piala Thomas-Uber.
Para atlet bulu tangkis dari tim Piala Thomas dan Uber Indonesia yang diperkuat oleh Jonatan Christie, Antony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan telah kembali ke Tanah Air, pada Senin malam.
TUNGGAL putra, Jonatan Christie menyumbangkan satu poin bagi Indonesia dan mengubah skor menjadi 1-2 atas Tiongkok di Piala Thomas 2024.
LEGENDA bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti memuji penampilan tim putri yang keluar sebagai runner-up dalam turnamen Piala Uber 2024.
TIM bulu tangkis putri Indonesia membawa pulang medali setelah mencapai final Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Minggu. Setelah 16 tahun penantian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved