Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Cedera Nikola Jokic, Ancaman Bagi Gelar MVP dan Dominasi Denver Nuggets

Basuki Eka Purnama
04/1/2026 12:31
Cedera Nikola Jokic, Ancaman Bagi Gelar MVP dan Dominasi Denver Nuggets
Bintang Denver Nugggets Nikola Jokic(AFP/Rich Storry / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

KABAR buruk menghampiri sang juara bertahan MVP, Nikola Jokic. Bintang utama Denver Nuggets tersebut terancam keluar dari persaingan perebutan gelar Most Valuable Player (MVP) NBA musim 2025/2026 akibat cedera lutut kiri yang dialaminya. 

Situasi ini memicu kekhawatiran besar, mengingat ketatnya aturan liga mengenai ambang batas minimal pertandingan bagi penerima penghargaan individu.

Jokic didiagnosis mengalami hiper-ekstensi lutut kiri saat bertanding melawan Miami Heat. Berdasarkan laporan medis, pemain asal Serbia tersebut dijadwalkan untuk menjalani evaluasi ulang dalam empat pekan ke depan. Estimasi ini membuat Jokic kemungkinan besar harus absen di sepanjang Januari.

Absennya The Joker bukan hanya kerugian teknis bagi Nuggets, tetapi juga menjadi pukulan bagi para penikmat basket dunia. Mantan bintang NBA, Tracy McGrady, menyampaikan keprihatinannya atas menepinya kandidat terkuat MVP tersebut.

“Ini hari yang menyedihkan bagi saya karena ini pemain favorit saya untuk ditonton. Jika saya membayar untuk menonton pemain, saya membayar untuk menonton Jokic, ini pukulan yang sangat besar bagi timnya karena Anda sedang membicarakan kandidat terdepan MVP,” ujar McGrady dikutip dari laman resmi NBA.

Tantangan Aturan 65 Pertandingan

Kekhawatiran utama saat ini adalah aturan kolektif NBA yang mengharuskan seorang pemain tampil minimal dalam 65 pertandingan untuk memenuhi syarat penilaian penghargaan musim reguler, termasuk MVP. 

Dengan absen selama satu bulan penuh, ruang gerak Jokic untuk melewatkan pertandingan di sisa musim menjadi sangat terbatas. Jika proses pemulihan memakan waktu lebih lama dari perkiraan, Jokic terancam didiskualifikasi dari bursa kandidat terlepas dari performa fenomenalnya.

Hingga pekan ini, Jokic sebenarnya masih bertengger di peringkat pertama dalam tangga MVP. Ia mencatatkan rata-rata statistik yang luar biasa dengan 29,6 poin, 12,2 rebound, dan 11 assist per gim. Luar biasanya lagi, ia berhasil membukukan triple-double dalam separuh dari 32 pertandingan yang telah ia mainkan musim ini.

Pesaing Mulai Mengancam

Menepinya Jokic memberikan momentum bagi para pesaing terdekat untuk mengambil alih posisi puncak. Shai Gilgeous-Alexander dari Oklahoma City Thunder berada di posisi kedua dan terus menempel ketat. 

Konsistensi Shai sepanjang Desember dengan rata-rata 32,1 poin per gim menjadikannya ancaman paling nyata bagi Jokic saat ini.

Di posisi ketiga, Luka Doncic yang kini memperkuat Los Angeles Lakers tetap tampil dominan sebagai pencetak angka terbanyak di liga dengan rata-rata 33,5 poin. 

Sementara itu, Jalen Brunson (New York Knicks) dan sang fenomenal Victor Wembanyama (San Antonio Spurs) melengkapi daftar lima besar. 

Wembanyama menunjukkan lonjakan performa yang signifikan dengan kontribusi 24,7 poin dan 2,9 blok per gim, meskipun menit bermainnya masih dibatasi oleh tim medis.

Kini, fokus utama Denver Nuggets adalah memastikan kesembuhan total sang mega bintang sembari berharap posisi mereka di klasemen tidak merosot tajam selama Januari tanpa kehadiran sang motor serangan. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya