Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Tim Golf Indonesia Persembahkan Medali Perak dan Perunggu di SEA Games 2025

Basuki Eka Purnama
15/12/2025 09:03
Tim Golf Indonesia Persembahkan Medali Perak dan Perunggu di SEA Games 2025
Arsip - Pegolf putra Indonesia Rayhan Abdul Latief melakukan pukulan pada babak semifinal golf beregu putra SEA Games 2023.(ANTARA/Muhammad Adimaja)

KONTINGEN golf Indonesia sukses menutup rangkaian pertandingan SEA Games 2025 Thailand dengan torehan positif. Berlaga di Siam Country Club Pattaya, Chonburi, Minggu (14/12), Tim Merah Putih berhasil membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu.

Prestasi ini menjadi penutup persaingan sengit yang berlangsung selama empat hari, saat para atlet harus berjuang keras menghadapi tim-tim kuat Asia Tenggara serta tantangan kondisi lapangan.

Tim Putra Raih Medali Perak dalam Persaingan Sengit

Medali perak bagi Indonesia dipersembahkan tim putra yang diperkuat trio andalan: Kenneth Henson Sutianto, Rayhan Abdul Latief, dan Amadeus Christian Susanto. Mereka tampil konsisten dan mengumpulkan total skor 851.

Tim putra Indonesia hanya kalah tipis dari tuan rumah Thailand yang merebut medali emas dengan skor 831. Sementara itu, medali perunggu jatuh ke tangan Vietnam yang membukukan skor 857.

Tim Putri Amankan Medali Perunggu

Di sektor putri, Tim Merah Putih juga menunjukkan performa terbaiknya dan berhasil meraih medali perunggu. Capaian ini disumbangkan oleh Sania Talita Wahyudi, Bianca Naomi Amina Laksono, dan Elaine Widjaja dengan total skor 595.

Thailand kembali mendominasi dengan mengamankan medali emas (skor 558), diikuti oleh Singapura yang berhasil finis di posisi kedua dan membawa pulang perak (skor 593).

Apresiasi Pelatih untuk Perjuangan Atlet

Pelatih Tim Golf Indonesia, Alga Topan, mengapresiasi tinggi perjuangan para atletnya, mengingat ketatnya persaingan di lapangan.

"Pertandingan berjalan sangat ketat. Setiap tim berjuang maksimal untuk meraih medali dan mencatatkan skor terbaik," kata Alga Topan mengapresiasi perjuangan para atlet dalam persaingan ketat sepanjang turnamen.

Alga menilai capaian satu perak dan satu perunggu ini merupakan sinyal positif bagi perkembangan golf di Tanah Air, meskipun ia mengakui bahwa hasilnya belum sepenuhnya sesuai dengan target awal. 

Menurutnya, hasil ini menjadi modal penting dan berharga bagi pembinaan atlet nasional secara berkelanjutan ke depan.

Tantangan Cuaca dan Lapangan

Selama empat hari bertanding, para atlet dari berbagai negara harus beradaptasi dengan kondisi lapangan yang cukup menantang di Siam Country Club Pattaya.

"Selama empat hari pertandingan, cuaca cukup panas dengan angin kencang dari berbagai arah karena lokasi lapangan yang dekat dengan kawasan pantai," jelas Alga.

Ia menambahkan, tantangan cuaca dan karakter lapangan tersebut dialami oleh seluruh peserta dan sangat menuntut konsistensi serta pengambilan keputusan yang tepat di setiap hole agar dapat mencatatkan skor terbaik.

Alga Topan menutup pernyataannya dengan menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan penuh, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan di SEA Games 2025

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Kemenpora, Komite Olimpiade Indonesia, serta PB PGI," tutupnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya