Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Ni Kadek Dhinda Akui Kalah Agresif dari Wakil Malaysia

Aries Wijaksena
12/12/2025 13:14
Ni Kadek Dhinda Akui Kalah Agresif dari Wakil Malaysia
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi(PBSI)

Amunisi Indonesia di tunggal putri bulutangkis SEA Games 2025 kini menyisakan Putri Kusuma Wardani setelah langkah Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi terhenti di babak perempat final.

Pemain muda debutan SEA Games itu takluk dua gim langsung dari wakil Malaysia, Wong Ling Ching, dengan skor 11-21, 17-21, dalam laga yang digelar di Thamasat University Rangsit Gymnasium, Jumat (12/12).

Kekalahan ini mengejutkan setelah Kadek Dhinda sebelumnya berhasil menyingkirkan pemain kuat seperti Nguyen Thuy Linh (Vietnam).

Kadek Dhinda mengakui bahwa Wong Ling Ching menunjukkan kemajuan pesat dan tampil sangat agresif, yang membuatnya terus tertekan sepanjang pertandingan.

“Tahun lalu saya sudah pernah bertemu dan menang rubber [tiga gim], tapi memang tahun ini dia mengalami kemajuan yang sangat pesat, sangat meningkat,” ujar Kadek Dhinda. "Dia permainannya sangat menyerang jadi saya terus tertekan. Saya selalu dalam keadaan terdesak dari awal sampai akhir."

Pada gim pertama, Wong Ling Ching memegang momentum dengan keunggulan 11-5 di interval, memanfaatkan lob konstan dan variasi pukulan yang menguji ketahanan Kadek Dhinda. Kadek Dhinda akhirnya menyerah 11-21.

Gim kedua berlangsung lebih sengit. Setelah tertinggal tipis 9-11, Kadek sempat membalikkan skor menjadi 14-13. Namun, Wong yang lebih cekatan dalam memainkan variasi kembali unggul dan menutup gim kedua dengan 17-21.

Meskipun gagal meraih medali, Kadek Dhinda menjadikan SEA Games pertamanya sebagai pelajaran penting untuk mengukur perkembangan lawan.

“Sangat disayangkan saya tidak bisa menang hari ini, sayang karena harusnya bisa mendapat medali. Tapi SEA Games pertama ini saya jadikan pelajaran dan pengalaman yang baik,” katanya.

Ia menggarisbawahi perlunya perbaikan mendasar pada fisik dan power permainannya. “Saya harus menguatkan ketahanan, kekuatan kaki, dan power tangan. Mengandalkan rally-rally tidak cukup. Saya mau meraih banyak prestasi tahun depan.”

Dengan kekalahan Kadek Dhinda, harapan Indonesia di tunggal putri kini sepenuhnya bertumpu pada Putri Kusuma Wardani, yang sebelumnya sukses menaklukkan wakil Malaysia lainnya, Karupathevan Letshanaa, dan melaju ke semifinal. (P-5)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya