Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Siman Sudartawa Optimistis dengan Masa Depan Renang Indonesia

Basuki Eka Purnama
08/12/2025 08:19
Siman Sudartawa Optimistis dengan Masa Depan Renang Indonesia
Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa menunjukan medali seusai penyematan medali emas untuk nomor 50 meter gaya punggung putra saat SEA Games 2023 di Aquatics Center, Morodok Techno National Stadium, Kamboja(ANTARA/M Agung Rajasa)

PERENANG senior Indonesia, I Gede Siman Sudartawa, menyambut positif perkembangan regenerasi atlet renang Tanah Air menjelang SEA Games 2025 di Thailand. Siman mengaku cukup puas melihat kemajuan yang dicapai para penerusnya, sekaligus menargetkan mempertahankan medali emas sebagai penutup kariernya.

Dalam acara pelepasan tim akuatik Indonesia untuk SEA Games 2025 di Jakarta, Siman menyoroti munculnya sejumlah nama baru yang akan melakoni debut di ajang multi-olahraga tersebut. Nama-nama seperti Samuel Maxsun Septionus dan Jason Donovan Yusuf disebutnya akan menjadi kontributor penting bagi tim Indonesia.

“Banyak perenang-perenang muda yang muncul sekarang. Jadi regenerasinya sudah bagus banget,” kata Siman.

Perenang spesialis gaya punggung itu menambahkan bahwa para juniornya kini tidak hanya memiliki postur tubuh yang memadai, tetapi juga mulai mendapatkan jam terbang yang memadai, sehingga memberikan persaingan serius bagi atlet senior sepertinya.

“Jadi (saya) optimistis ke depannya bakal lebih bagus lagi,” ujar Siman penuh harap.

Tekad Pertahankan Emas dan Rencana Pensiun

Di SEA Games 2025 di Thailand, Siman bertekad keras mempertahankan dominasinya di nomor favoritnya. Ia hanya akan turun di satu nomor, yaitu renang gaya punggung 50 meter putra, nomor yang mengantarkannya meraih medali emas di SEA Games Kamboja, dua tahun lalu.

“Mungkin target pribadi, sih, yang pasti mempertahankan emasnya ya. Di nomor 50 meter gaya punggung,” ujar perenang berusia 31 tahun itu.

Siman menyebut atlet Singapura, Quah Zheng Wen, bakal menjadi salah satu rival terberat yang harus ia hadapi di Thailand nanti.

Lebih lanjut, Siman mengonfirmasi bahwa SEA Games 2025 kemungkinan besar akan menjadi ajang kompetitif terakhirnya. Ia menyatakan positif akan pensiun setelah ajang tersebut, namun ia membuka satu pengecualian.

“Iya, sudah (pasti pensiun). Mungkin untuk SEA Games ini sudah SEA Games terakhir,” katanya. “Mungkin dilihat kalau misalnya masih bisa menyumbang medali emas. Mungkin bisa dilihat di Asian Games tahun depan. Kalau enggak, ya mungkin sudah saatnya pensiun.”

Mengenai perannya sebagai senior, Siman menyatakan terbuka untuk berdiskusi dan membantu para junior. Namun, ia menyayangkan bahwa perenang putra lebih sungkan untuk mengajaknya mengobrol. 

“Sebenarnya aku sih terbuka buat semuanya. Kalau misalnya ada ngobrol, ada terkendala apa, aku pasti bantu. Mungkin banyak dari yang perempuan, ya. Junior-junior perempuan. Karena mereka lebih banyak ngobrol. Yang laki, sih, lebih jarang,” tutupnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya