Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jelang SEA Games 2025, Masniari Wolf Fokus Latihan Sprint

Basuki Eka Purnama
08/12/2025 08:13
Jelang SEA Games 2025, Masniari Wolf Fokus Latihan Sprint
Perenang Indonesia Masniari Wolf saat memenangkan medali emas SEA Games 2023.(ANTARA/M Agung Rajasa)

PERENANG putri andalan Indonesia, Masniari Wolf, telah memasuki fase akhir persiapannya menjelang SEA Games 2025 di Thailand. 

Sebagai juara bertahan di nomor bergengsi, gaya punggung 50 meter putri, Masniari kini sepenuhnya memfokuskan menu latihannya pada sesi sprint, atau kecepatan jarak-jarak pendek.

Fokus ini menjadi kulminasi dari persiapan intensif yang telah dilakukannya. 

Masniari, yang memiliki garis keturunan Jerman, mengaku telah menjalani latihan besar sejak musim panas lalu di Jerman. Persiapan tersebut meliputi penguatan di gym dengan alat berat dan melahap menu jarak jauh di kolam. Namun, menjelang kompetisi regional, strateginya telah berubah total.

“Saya mulai mengurangi (latihan) berenang, fokus kepada sprint. Maka saya sangat senang dengan persiapan saya sekarang, fokus pada kecepatan,” ujar Masniari, dikutip Senin (8/12).

Menghadapi Tekanan dan Pesaing Domestik

Meskipun kembali dipercaya sebagai tumpuan Indonesia, atlet berusia 20 tahun ini memilih untuk meredam ekspektasi berlebihan. 

Ia tidak ingin membebani diri dengan target yang muluk-muluk, meski tentu saja ia bertekad mempertahankan medali emas yang diraihnya dua tahun silam di Kamboja. Saat itu, Masniari mencatatkan waktu 28,89 detik.

“Saya tidak mau menyebut target-target besar. Saya sejujurnya hanya berusaha melakukan yang terbaik. Mudah-mudahan saya mendapatkan catatan waktu terbaik, dan lihat saja ke mana hal itu akan membawa saya,” ungkapnya.

Di kolam renang Thailand nanti, Masniari mewaspadai beberapa nama kuat, termasuk Kayla Sanchez dari Filipina dan perwakilan tuan rumah. 

Secara khusus, ia menyoroti munculnya kompetitor yang kini datang dari dalam negeri sendiri: Flairene Candrea Wonomiharjo.

“Flairene telah menjadi pesaing yang benar-benar berat,” aku Masniari. 

Flairene baru saja meraih medali perunggu di nomor yang sama di ajang Islamic Solidarity Games 2025 di Riyadh, Arab Saudi, menjadikannya modal yang patut dipertimbangkan menjelang SEA Games.

Optimisme Kontingen Akuatik

Secara tim, kontingen akuatik Indonesia berangkat ke Thailand dengan target ambisius, yakni melampaui perolehan medali pada SEA Games 2023. 

Pada edisi sebelumnya, tim akuatik berhasil membawa pulang total 11 medali, terdiri dari tiga medali emas, tiga perak, dan lima perunggu.

Masniari Wolf sendiri menunjukkan optimisme tinggi terhadap kemampuan timnya untuk mencapai target tersebut.

“Menurut saya tentu saja (kami) mampu. Sejujurnya saya tidak tahu banyak mengenai disiplin lain. Namun menurut saya renang akan jelas akan lebih baik dibanding (SEA Games) yang sebelumnya. Kami memiliki tim yang benar-benar kuat, dan menurut saya kami mampu melakukannya,” tutupnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya