Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERENANG putri andalan Indonesia, Masniari Wolf, telah memasuki fase akhir persiapannya menjelang SEA Games 2025 di Thailand.
Sebagai juara bertahan di nomor bergengsi, gaya punggung 50 meter putri, Masniari kini sepenuhnya memfokuskan menu latihannya pada sesi sprint, atau kecepatan jarak-jarak pendek.
Fokus ini menjadi kulminasi dari persiapan intensif yang telah dilakukannya.
Masniari, yang memiliki garis keturunan Jerman, mengaku telah menjalani latihan besar sejak musim panas lalu di Jerman. Persiapan tersebut meliputi penguatan di gym dengan alat berat dan melahap menu jarak jauh di kolam. Namun, menjelang kompetisi regional, strateginya telah berubah total.
“Saya mulai mengurangi (latihan) berenang, fokus kepada sprint. Maka saya sangat senang dengan persiapan saya sekarang, fokus pada kecepatan,” ujar Masniari, dikutip Senin (8/12).
Meskipun kembali dipercaya sebagai tumpuan Indonesia, atlet berusia 20 tahun ini memilih untuk meredam ekspektasi berlebihan.
Ia tidak ingin membebani diri dengan target yang muluk-muluk, meski tentu saja ia bertekad mempertahankan medali emas yang diraihnya dua tahun silam di Kamboja. Saat itu, Masniari mencatatkan waktu 28,89 detik.
“Saya tidak mau menyebut target-target besar. Saya sejujurnya hanya berusaha melakukan yang terbaik. Mudah-mudahan saya mendapatkan catatan waktu terbaik, dan lihat saja ke mana hal itu akan membawa saya,” ungkapnya.
Di kolam renang Thailand nanti, Masniari mewaspadai beberapa nama kuat, termasuk Kayla Sanchez dari Filipina dan perwakilan tuan rumah.
Secara khusus, ia menyoroti munculnya kompetitor yang kini datang dari dalam negeri sendiri: Flairene Candrea Wonomiharjo.
“Flairene telah menjadi pesaing yang benar-benar berat,” aku Masniari.
Flairene baru saja meraih medali perunggu di nomor yang sama di ajang Islamic Solidarity Games 2025 di Riyadh, Arab Saudi, menjadikannya modal yang patut dipertimbangkan menjelang SEA Games.
Secara tim, kontingen akuatik Indonesia berangkat ke Thailand dengan target ambisius, yakni melampaui perolehan medali pada SEA Games 2023.
Pada edisi sebelumnya, tim akuatik berhasil membawa pulang total 11 medali, terdiri dari tiga medali emas, tiga perak, dan lima perunggu.
Masniari Wolf sendiri menunjukkan optimisme tinggi terhadap kemampuan timnya untuk mencapai target tersebut.
“Menurut saya tentu saja (kami) mampu. Sejujurnya saya tidak tahu banyak mengenai disiplin lain. Namun menurut saya renang akan jelas akan lebih baik dibanding (SEA Games) yang sebelumnya. Kami memiliki tim yang benar-benar kuat, dan menurut saya kami mampu melakukannya,” tutupnya. (Ant/Z-1)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan pangkat Rizki Juniansyah menjadi Kapten TNI AL. Simak perjalanan kariernya dari emas Olimpiade Paris 2024 hingga rekor dunia SEA Games 2025
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menaikkan pangkat 39 prajurit berprestasi SEA Games 2025, termasuk Rizki Juniansyah dan menyiapkan pembentukan batalyon olahraga TNI.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Capaian Indonesia di SEA Games 2025 mencerminkan kerja keras dan disiplin atlet nasional.
Jason Donovan Yusuf berhasil mendulang dua medali emas dari nomor spesialisnya, yakni 50 meter dan 100 meter gaya punggung putra.
Nadia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Adelia.
Tim renang Indonesia telah berhasil menyumbangkan sebanyak 3 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu.
Tiga medali emas SEA Games secara beruntun disabet Masniari sejak edisi Vietnam pada 2021.
Jumlah perolehan medali dari cabang olahraga akuatik masih bisa bertambah.
Hilda dan Talitha berhasil memenuhi target yang diberikan Kemenpora.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved