Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Adrian Newey akan Jadi Kepala Tim Aston Martin

Basuki Eka Purnama
27/11/2025 07:43
Adrian Newey akan Jadi Kepala Tim Aston Martin
Adrian Newey(AFP/Andrej ISAKOVIC)

LEGENDA desain Formula 1, Adrian Newey, akan menjadi kepala tim Aston Martin tahun depan.

Kepindahan ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar Aston Martin yang membuat Andy Cowell dicopot dari jabatannya saat ini sebagai kepala tim dan CEO, hanya 13 bulan setelah bergabung dengan tim.

Newey mulai bekerja di Aston Martin pada Maret setelah keluar dari Red Bull, tahun lalu.

Perannya saat ini adalah sebagai Managing Technical Partner dan ia bergabung dengan kontrak lima tahun yang memungkinkannya mendapatkan gaji hingga 30 juta pound sterling per tahun, termasuk bonus dan bonus.

Sementara itu, Cowell akan menjadi Chief Strategy Officer, dengan fokus khusus pada kemitraan mesin tim dengan Honda dan pemasok bahan bakar mereka.

Sebuah pernyataan dari Aston Martin menyebutkan bahwa perpindahan ini akan memungkinkan Newey dan Cowell untuk "berfokus pada kekuatan dan keahlian masing-masing, memastikan efisiensi organisasi".

Cowell telah dipindahkan dari peran kepemimpinannya saat ini, menyusul perselisihan antara keduanya mengenai pengelolaan tim dan desain mobil 2026, menurut sumber internal.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Newey, yang bergabung dengan Aston Martin sebagai Managing Technical Partner pada Maret, akan memimpin tim teknis, termasuk operasional mobil di lintasan.

Kepindahan ini terjadi karena kesadaran bahwa keahlian dan pengalaman panjang Newey—setelah memenangkan 12 kejuaraan pembalap dan 13 kejuaraan konstruktor bersama Williams, McLaren, dan Red Bull—menjadikannya otoritas de facto di tim.

Dalam hal ini, mengangkatnya sebagai Team Principal adalah langkah logis dan Newey akan menjadi Team Principal keempat Aston Martin dalam empat tahun, setelah Otmar Szafnauer, Mike Krack, dan Cowell.

Pemilik tim Lawrence Stroll mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Andy Cowell telah menjadi pemimpin yang hebat tahun ini. Dia berfokus membangun tim kelas dunia dan membuat mereka bekerja sama dengan baik, serta membangun budaya yang menempatkan mobil balap kembali sebagai inti dari apa yang kami lakukan."

"Pergantian kepemimpinan ini merupakan keputusan bersama yang telah kami capai demi kepentingan tim. Kami semua berharap dapat terus bekerja sama dengannya dalam kapasitas barunya," lanjutnya.

Stroll menambahkan bahwa posisi baru Newey akan "memungkinkannya untuk memanfaatkan sepenuhnya keahlian kreatif dan teknisnya".

Newey berkata: "Selama sembilan bulan terakhir, saya telah melihat bakat individu yang luar biasa dalam tim kami.

Saya menantikan peran tambahan ini karena kami menempatka"n diri pada posisi terbaik untuk bersaing di 2026, saat kami akan menghadapi posisi yang sama sekali baru dengan Aston Martin yang kini menjadi tim pabrikan, ditambah dengan tantangan besar yang dihadapi oleh peraturan baru," tambahnya.

Peran baru Andy, yang berfokus pada integrasi unit daya baru dengan tiga mitra utama kami, akan menjadi sangat penting dalam perjalanan ini.

Stroll telah mempertimbangkan pergantian kepemimpinan selama beberapa waktu, dan telah mendekati sejumlah tokoh senior F1, termasuk mantan bos McLaren dan Sauber Andreas Seidl, kepala proyek Audi F1 saat ini Mattia Binotto, dan mantan CEO-nya Martin Whitmarsh.

Mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, juga telah mendorong peran di Aston Martin, dan menginginkan kepemilikan saham.

Sumber di tim mengatakan Horner, yang bebas bekerja untuk tim lain mulai musim panas mendatang setelah dipecat oleh Red Bull pada bulan Juli, tidak akan diberi peran di Aston Martin.

Namun, Newey dikabarkan telah memberikan mantan koleganya di Red Bull tersebut Tur pabrik Aston Martin di bawah naungan kegelapan pada Selasa (25/11) malam.

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa Cowell, mantan kepala tim mesin Mercedes F1, telah "menerapkan perubahan struktural yang sangat dibutuhkan untuk mendukung transisi ke tim kerja penuh dalam persiapan menghadapi peraturan baru pada tahun 2026".

Cowell mengatakan dalam pernyataannya bahwa "setelah meletakkan fondasi" untuk Newey, ini adalah "waktu yang tepat bagi saya untuk mengambil peran yang berbeda". (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya