Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kemenpora–BPKP Sepakati Penguatan Pengawasan Program Kemenpora

Khoerun Nadif Rahmat
19/11/2025 18:51
Kemenpora–BPKP Sepakati Penguatan Pengawasan Program Kemenpora
Menpora Erick Thohir bersama Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menandatangani nota kesepahaman(MI/Kheorun Nadif Rahmat)

MENPORA Erick Thohir bersama Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh menandatangani nota kesepahaman mengenai sinergitas pengawasan terhadap pelaksanaan program Kementerian Pemuda dan Olahraga. Penandatanganan berlangsung di Kantor BPKP, Jakarta, Selasa  (18/11).

Erick menegaskan kerja sama itu menjadi landasan untuk memastikan tata kelola keuangan negara di lingkungan Kemenpora berjalan akuntabel dan tepat sasaran. Ia menyebut BPKP akan mengawal transformasi kelembagaan dan program-program strategis yang sedang dijalankan.

“Hari ini saya dan Kepala BPKP bersepakat dimana saya meminta untuk BPKP mengawal menyeluruh program transformasi Kemenpora,” ujar Erick dalam keterangannya.

Erick menjelaskan Kemenpora telah menyederhanakan 191 peraturan menteri sejak 2009 menjadi sekitar 5 hingga 20 aturan, termasuk Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 yang mengatur standar pengelolaan organisasi olahraga prestasi. Regulasi tersebut sempat menimbulkan perdebatan di kalangan pemangku kepentingan olahraga.

Ia menambahkan, pentingnya pembangunan karakter pemuda serta memastikan olahraga menjadi duta bangsa. Karena itu Kemenpora menyiapkan turunan program strategis, termasuk fokus pada 17 cabang olahraga unggulan.

“Contoh saja, kalau kita melihat sebuah prestasi olahraga, tentu tolak ukurnya ada medali,” kata Erick, seraya menjelaskan perbedaan kebutuhan pembiayaan antara cabang olahraga seperti bulu tangkis dan renang.

Erick juga menyoroti rencana pembangunan pusat pembinaan atlet dan akademi olahraga untuk menciptakan jenjang pembinaan berkelanjutan dari atlet unggulan hingga elit. 

Untuk sektor kepemudaan, ia menyebut karang taruna dan pramuka sebagai fondasi pembentukan karakter yang akan diselaraskan dengan program Kemenpora.

“Hal ini tidak mudah. Karena itu perlu pengawalan sejak dini bagaimana pola pikir kita menjadi satu kesatuan,” ujar Erick.

Sementara itu, Kepala BPKP Yusuf Ateh memberikan dukungan penuh terhadap kerja sama tersebut.

“Intinya apa yang dibutuhkan kita siap dukung… kami akan bantu semaksimal mungkin agar tujuan pak menteri dalam membangun kepemudaan dan keolahragaan bisa terwujud dengan baik,” tuturnya. (M-3)

Foto dok. Kemenpora


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya