Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja optimistis para lifter Tanah Air akan membuat kejutan dengan hasil maksimal, meski harus beradaptasi dengan kelas baru yang ditetapkan Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) untuk SEA Games Thailand 2025.
Menurut dia, perubahan kelas tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh peserta, termasuk Indonesia yang baru sekali mengikuti kejuaraan dengan regulasi baru tersebut.
"Soalnya, ini kan kelas baru. Juni kemarin, Federasi Internasional mengumumkan kelas baru. Kami juga baru sekali ikut kejuaraan dengan kelas yang baru, jadi masih meraba-raba tentang kekuatan lawan," kata Dirdja di Mess Kwini, Jakarta, Rabu (5/11).
Dia menjelaskan, sejauh ini, Indonesia baru mengetahui kekuatan Thailand, sedangkan negara lain seperti Vietnam, Myanmar, dan Malaysia belum bisa dipetakan secara pasti.
Sebab, pada kejuaraan dunia di Norwegia beberapa waktu lalu, negara-negara itu tidak menurunkan atlet utama.
Meski demikian, Dirdja menegaskan seluruh lifter Indonesia siap memberikan penampilan terbaik dan tetap berupaya menjadi juara umum.
"Untuk target, kami belum menentukan detail karena dengan adanya kelas yang baru, yang penting intinya kami mau juara umum," ujar dia.
Lebih lanjut Dirdja menjelaskan, beberapa kelas mengalami perubahan signifikan.
Dia mencontohkan, Eko Yuli Irawan yang sebelumnya tampil di kelas 62 kilogram (kg) kini turun di kelas 60 kg. Sementara itu, kelas 69 kg berubah menjadi 65 kg, 73 kg menjadi 79 kg, dan 81 kg menjadi 88 kg.
Dia menambahkan semua peserta memiliki peluang yang sama karena belum adanya peta kekuatan yang jelas.
Nantinya, tambah dia, Indonesia akan menurunkan total 12 atlet, yang terbagi enam putra dan enam putri, serta bertanding masing-masing di enam kelas.
Adapun kelas yang tidak diikuti tim Merah Putih di SEA Games Thailand 2025 adalah +77 kg (putri) dan +94 kg (putra).
Dirdja menyatakan, persiapan sampai saat ini berjalan dengan lancar dan semua atlet telah bertekad untuk menampilkan performa terbaik dan membuat kejutan dalam multievent terbesar Asia Tenggara tersebut.
Tim angkat besi Indonesia akan bertanding pada 13-17 Desember, di Bangkok.
Putri
Putra
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan pangkat Rizki Juniansyah menjadi Kapten TNI AL. Simak perjalanan kariernya dari emas Olimpiade Paris 2024 hingga rekor dunia SEA Games 2025
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menaikkan pangkat 39 prajurit berprestasi SEA Games 2025, termasuk Rizki Juniansyah dan menyiapkan pembentukan batalyon olahraga TNI.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Capaian Indonesia di SEA Games 2025 mencerminkan kerja keras dan disiplin atlet nasional.
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved