Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memastikan diri berlaga di babak final Korea Open 2025 usai mengalahkan pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan) pada semifinal Korea Open 2025 yang digelar di Suwon Gymnasium, Sabtu (27/9). Skor akhir 21-19 dan 21-16. Durasi duel hanya 35 menit.
Dominasi Fajar/Fikri sudah terlihat sejak awal dengan unggul cepat 5-0. Namun wakil Taiwan bangkit dan mendekatkan skor menjadi 5-4.
Fajar/Fikri berusaha menjaga dominasi, tetapi wakil Taiwan tak membiarkan hal tersebut. Skor sempat 8-6, 8-8, 9-8, berbalik 9-10, lalu 11-10 di interval.
Setelahnya, pertarungan semakin sengit. Kedua pasangan bermain agresif dengan mendaratkan pukulan maut satu sama lain. Error juga mengganjal langkah Fajar/Fikri. Skor sempat 15-15, lalu Fajar/Fikri menjauh 17-15, 19-16, dan akhirnya menang 21-19.
Pada gim kedua, Fajar/Fikri kembali menggila di awal. Mereka dengan cepat unggul 7-0. Namun, performa mereka sempat kendor lagi usai unggul 9-4, wakil Taiwan mampu mendekat 9-8 dan skor di interval hanya tipis 11-10.
Setelahnya, Fajar/Fikri sempat kembali mengalami penurunan. Sejumlah kesalahan dibuat mereka, wakil Taiwan mampu unggul 12-13. Akan tetapi, mereka bisa menemukan performa terbaik lagi dengan mengejar ke 14-13, 14-14, lalu 19-14, dan akhirnya menang.
Fajar Alfian pun berucap syukur karena diberikan kelancaran dan kemenangan dalam pertandingan itu. "Pertandingan yang tidak mudah, mereka mempunyai power dan speed yang luar biasa sangat baik dan sangat menyulitkan," ujarnya seusai pertandingan.
"Di gim kedua saya banyak sekali melakukan kesalahan sendiri padahal kami sempat unggul jauh lalu mereka berhasil mengejar. Itu tidak boleh terjadi lagi di pertandingan final besok."
"Besok kami berharap kami bisa menuntaskan Korea Open 2025 dengan gelar juara. Kami ingin mendapat gelar kedua. Mohon doanya dari semua," ungkapnya.
Sementara Muhammad Shohibul Fikri mengatakan mereka saling mengingatkan ketika partner sedang tidak enak mainnya. "Tadi juga bukan hanya A Fajar yang banyak mati sendiri, saya juga sama. Tapi bagaimana kami bisa saling support agar bisa bangkit," katanya.
"Perjalanan tidak mudah tapi usaha kami tidak sia-sia. Senang bisa ke final," tutup Fikri. (P-5)
Kepastian tersebut menyusul terciptanya duel sesama wakil Merah Putih antara pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang akan menantang unggulan ketiga
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
PASANGAN ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri atau fajar/fikri mengawali petualangan mereka di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 dengan hasil gemilang.
GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri terhenti di babak semifinal Malaysia Open 2026. Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (10/1), Fajar/Fikri akui keunggula
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved