Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Fajar/Fikri Menapakan Kaki di Final Korea Open

Aries Wijakena
27/9/2025 16:25
Fajar/Fikri Menapakan Kaki di Final Korea Open
Fajar/Fikri(PBSI)

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memastikan diri berlaga di babak final Korea Open 2025 usai mengalahkan pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan) pada semifinal Korea Open 2025 yang digelar di Suwon Gymnasium, Sabtu (27/9). Skor akhir 21-19 dan 21-16. Durasi duel hanya 35 menit.

Dominasi Fajar/Fikri sudah terlihat sejak awal dengan unggul cepat 5-0. Namun wakil Taiwan bangkit dan mendekatkan skor menjadi 5-4. 

Fajar/Fikri berusaha menjaga dominasi, tetapi wakil Taiwan tak membiarkan hal tersebut. Skor sempat 8-6, 8-8, 9-8, berbalik 9-10, lalu 11-10 di interval.

Setelahnya, pertarungan semakin sengit. Kedua pasangan bermain agresif dengan mendaratkan pukulan maut satu sama lain. Error juga mengganjal langkah Fajar/Fikri. Skor sempat 15-15, lalu Fajar/Fikri menjauh 17-15, 19-16, dan akhirnya menang 21-19.

Pada gim kedua, Fajar/Fikri kembali menggila di awal. Mereka dengan cepat unggul 7-0. Namun, performa mereka sempat kendor lagi usai unggul 9-4, wakil Taiwan mampu mendekat 9-8 dan skor di interval hanya tipis 11-10.

Setelahnya, Fajar/Fikri sempat kembali mengalami penurunan. Sejumlah kesalahan dibuat mereka, wakil Taiwan mampu unggul 12-13. Akan tetapi, mereka bisa menemukan performa terbaik lagi dengan mengejar ke 14-13, 14-14, lalu 19-14, dan akhirnya menang.

Fajar Alfian pun berucap syukur karena diberikan kelancaran dan kemenangan dalam pertandingan itu. "Pertandingan yang tidak mudah, mereka mempunyai power dan speed yang luar biasa sangat baik dan sangat menyulitkan," ujarnya seusai pertandingan.

"Di gim kedua saya banyak sekali melakukan kesalahan sendiri padahal kami sempat unggul jauh lalu mereka berhasil mengejar. Itu tidak boleh terjadi lagi di pertandingan final besok."

"Besok kami berharap kami bisa menuntaskan Korea Open 2025 dengan gelar juara. Kami ingin mendapat gelar kedua. Mohon doanya dari semua," ungkapnya.

Sementara Muhammad Shohibul Fikri mengatakan mereka saling mengingatkan ketika partner sedang tidak enak mainnya. "Tadi juga bukan hanya A Fajar yang banyak mati sendiri, saya juga sama. Tapi bagaimana kami bisa saling support agar bisa bangkit," katanya.

"Perjalanan tidak mudah tapi usaha kami tidak sia-sia. Senang bisa ke final," tutup Fikri. (P-5)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya