Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia Janice Tjen menyebut Emma Raducanu sebagai sosok yang menginspirasi. Janice akan berhadapan dengan Raducanu di putaran kedua Amerika Serikat (AS) Terbuka 2025.
Kesuksesan Raducanu menjadi juara AS Terbuka 2021 melalui babak kualifikasi memotivasi Janice untuk dapat melakukan hal serupa.
"Emma sangat besar dan semua orang suka Emma," kata Janice dalam konferensi pers usai pertandingan yang disiarkan laman resmi AS Terbuka, Senin (25/8).
"Waktu Emma menang saya sedang di Universitas, dan sedang cedera, jadi hanya bisa menonton pertandingan tenis, dan melihat dia melakukannya menginspirasi saya, membuat saya ingin bisa melakukan hal yang sama," ujar Janice
"Yang pertama ada di pikiran saya ketika tahu akan berhadapan dengan Emma ini bisa jadi ditonton lebih banyak orang. Dia pemain yang sangat terkenal, dan saya bersemangat untuk kesempatan ini," lanjut petenis berusia 23 tahun itu.
Setelah tampil gemilang dengan straight set di babak kualifikasi, Janice harus melalui rubber set saat menginjakkan kaki pada babak utama.
Janice berhasil menundukkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova dengan 6-4, 4-6, dan 6-4 pada putaran pertama AS Terbuka, Senin (25/8) WIB.
"Saya cukup senang dengan apa yang telah saya mainkan hari ini, bisa mengeksekusi apa yang saya dan pelatih saya telah rencanakan," kata Janice.
"Di set kedua, dia mulai meningkatkan levelnya, dan saya juga melakukan kesalahan pada salah satu servis saya. Di set ketiga saya mencoba untuk mengambil pelajaran dari itu, mencoba lebih fokus, lebih tenang," imbuhnya.
Petenis kelahiran Jakarta tersebut mengaku sedikit emosional seusai kemenangannya itu.
"Saya masih belum bisa memproses emosi sekarang setelah selesai pertandingan, tapi senang bisa melaju, sedikit emosional tapi sangat senang," ujar Janice.
"Saya sedikit menitikan air mata. Saya dan pelatih belum berbicara apapun setelah pertandingan, dia cuma bilang 'Bangga kepada kamu dan senang permainan yang kita rencanakan bisa berjalan dengan baik'," tambahnya
Pertandingan babak kedua antara Janice Tjen dan Emma Raducanu dijadwalkan berlangsung pada Rabu (27/8) WIB.
Raducanu melaju ke putaran kedua AS Terbuka usai meraih kemenangan dalam tempo 62 menit untuk mengalahkan petenis Jepang Ena Shibahara dengan 6-1 dan 6-2. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved