Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM angkat besi Indonesia terus menggenjot persiapan menghadapi sejumlah kejuaraan internasional yang masuk dalam kalender Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) 2025 dengan berlatih di pelatnas.
Pelatih Angkat Besi Indonesia Dirja Wihardja mengatakan ajang yang akan diikuti merupakan bagian dari persiapan menghadapi kualifikasi Olimpiade 2028 di Los Angeles. Meski kualifikasi bergulir tahun depan, pemusatan latihan nasional (pelatnas) tetap berjalan demi menjaga performa atlet.
"Kualifikasi Olimpiade 2028 memang baru tahun depan, tetapi persiapan harus tetap berjalan. Artinya pelatnas pun tetap berjalan," kata Dirja kepada pewarta di Jakarta, Sabtu.
Saat ini, kata Dirja, sebanyak 16 atlet yang masuk pelatnas 2024 masih fokus berlatih intensif di Pelatnas Kwini Jakarta. Dirja juga menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung penuh persiapan yang tengah berlangsung.
"Pelatnas angkat besi terus berjalan. Untuk mempertahankan angkatan itu tidak mudah, jadi kami tidak bisa berhenti. Kemenpora pun mendukung penuh," ujar Dirja menambahkan.
Manajer Pelatnas Angkat Besi Indonesia Pura Darmawan juga mengatakan saat ini proposal pengajuan pelatnas 2025 masih dalam pembahasan Kemenpora. Namun para atlet tetap bersiap menghadapi sejumlah ajang yang berlangsung tahun ini.
Salah satu kejuaraan pada tahun ini yang akan diikuti lifter Indonesia adalah IWF World Youth and Junior Championships atau Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja dan Junior 2025 di Lima, Peru pada 30 April - 5 Mei.
Berdasarkan laman resmi IWF, sejumlah atlet Indonesia terdaftar dalam ajang tersebut. Di sektor putra ada nama Alvin Saputra (49kg), Kevin Adrian Ramadhan (55kg), Muhammad Rijal Abdilah (55kg), Yuda Permana (61kg), Leonard Imanuel Aipassa Suabey (61kg), Muhammad Angga (73kg), dan Raihan Adesta Putra Perdana (81kg).
Sementara untuk putri ada nama Tita Nurcahya Melyani (45kg putri), Luluk Diana Tri Wijayana (49kg putri), Sarah (59kg putri), dan Alyamaulida Kartina Pertiwi (81kg putri).
Selain itu, lifter Indonesia juga akan turun di sejumlah ajang besar lainnya seperti Kejuaraan Asia Angkat Besi 2025 di Jiangshan, China pada 9-15 Mei.
Lalu ada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025 di Forde, Norwegia pada 3-12 Oktober, Asian Youth Games (AYG) 2025 di Bahrain pada 10-25 September, dan SEA Games 2025 di Chonburi, Thailand pada 13-17 Desember. (Ant/I-3)
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Selain memastikan emas, Rizki juga menorehkan prestasi tambahan dengan memecahkan rekor dunia melalui angkatan clean and jerk 205 kilogram pada SEA Games Thailand 2025.
Lifter Rizki Juniansyah mengatakan pengangkatan itu mewujudkan keinginannya untuk menjadi anggota TNI, yang mulai muncul sejak usia 17 tahun.
Di SEA Games Kamboja 2023, tim angkat besi Indonesia meraih lima medali emas dan kini diharapkan mampu meningkat minimal menjadi tujuh hingga delapan medali.
Sejauh ini, Indonesia baru mengetahui kekuatan Thailand, sedangkan negara lain seperti Vietnam, Myanmar, dan Malaysia belum bisa dipetakan secara pasti.
Lewat persiapan matang dan motivasi tinggi, Rizki Juniansyah berharap dapat kembali mengharumkan nama Indonesia lewat angkatan terbaiknya di SEA Games 2025.
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved