Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo memberikan apresiasi atas kinerja Panitia Besar (PB) di provinsi Aceh dan Sumatra Utara (Sumut) dalam menyukseskan penyelenggaraan PON XXI 2024.
Dito mengatakan memang banyak catatan dan ketidaksempurnaan dalam penyelenggaraan PON edisi 2024 ini. Namun panitia di dua wilayah bisa menindaklanjuti setiap keluhan dan permasalahan yang ada dengan cepat.
Salah satunya berkaitan dengan venue yang rusak akibat cuaca ekstrem, langsung ditindaklanjuti dengan perbaikan-perbaikan yang cepat. Sehingga venue bisa kembali digunakan.
Baca juga : KONI: Kekurangan PON Aceh-Sumut Bahan Evaluasi PON NTT-NTB
"Setiap ada masalah, ada laporan, pasti langsung ditindaklanjuti dengan cepat. Semuanya langsung diubah, dievaluasi dan ini kita apresiasi masing-masing kerjanya," kata Dito dalam keterangannya, Jumat (20/9).
Apalagi, sambung Dito, baru kali ini juga PON diadakan di dua provinsi. Dengan mempertandingkan 65 cabang olahraga (cabor) resmi serta sebelas yang berstatus ekshibisi.
"Saya rasa semua panitia sudah bekerja keras. Walaupun pasti banyak catatan dan juga ketidaksempurnaan, tetapi kita tetap apresiasi bagaimana provinsi Aceh dan Sumut untuk pertama kalinya menjalankan acara nasional yang terbesar ini," ujar Dito.
"Jadi ini mungkin ke depan perlu perbaikan yang banyak. Tetapi tetap kita apresiasi bagaimana antusias masyarakat dan juga kinerja para panitia yang sudah bekerja keras," tambahnya. (S-1)
Selama ini, dinamika keluar masuk atlet Pelatnas di akhir tahun berfungsi sebagai instrumen evaluasi.
Prabowo menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan program prioritas pada periode 2026-2027.
Kemenimipas melakukan evaluasi atas sejumlah kendala yang masih dihadapi sepanjang 2025, baik dalam aspek pelayanan, koordinasi, maupun adaptasi kelembagaan.
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
TKA pada akhirnya bukan sekadar instrumen teknis melainkan fondasi moral untuk memastikan setiap anak Indonesia dinilai dengan ukuran yang setara.
Mardani juga mendorong pemerintah pusat untuk melakukan reformasi menyeluruh, mulai dari sistem pemilihan kepala daerah hingga mekanisme pembinaan dan pengawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved