Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri peringkat lima dunia asal Amerika Jessica Pegula mengumumkan pengunduran dirinya dari Prancis Terbuka 2024. Alasannya, dia belum cukup pulih dari cederanya.
'Sayangnya menarik diri dari @rolandgarros tahun ini,' tulis Pegula di Instagram seperti dilansir dari Antara, Kamis (23/5).
'Saya baru saja akan kembali berlatih normal (tidak mengalami masalah apa pun selama berminggu-minggu) tetapi sulit bermain sangat aman dengan pemulihan.'
Baca juga : Peluang Nadal Jadi Juara di Prancis Terbuka Menipis
'Jika saya punya waktu 5-7 hari lagi, saya akan berada di sana 100 persen,' ujar petenis berusia 30 tahun itu.
Pegula belum memainkan pertandingan resmi sejak Piala Billie Jean King pada pertengahan April.
Dia kemudian mengundurkan diri dari Madrid Terbuka setelah "melukai dirinya sendiri", tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang kondisi cederanya.
Baca juga : Tersingkir di Putaran Pertama Madrid Terbuka, Murray Berharap Bisa Tampil di Prancis Terbuka
Dia juga melewatkan Roma Terbuka, turnamen lapangan tanah liat besar terakhir sebelum Roland Garros.
Namun Pegula yakin dirinya akan segera kembali berkompetisi. 'Saya pasti akan kembali untuk musim rumput dan sisa musim panas dan menghabiskan sisa tahun ini,' tulisnya.
Tahun lalu, Pegula tersingkir di babak ketiga Prancis Terbuka setelah kalah dari petenis Belgia Elise Mertens.
Hasil terbaiknya di Roland Garros adalah penampilan perempat final pada 2022 ketika ia kalah dari Iga Swiatek yang akhirnya menjadi juara.
Jessica Pegula menang dua set langsung 6-2 dan 7-6 (7-1) sekaligus menghentikan langkah Amanda Anisimova di perempat final Australia Terbuka
Jessica Pegula melaju ke perempat final Australia terbuka setelah menumbangkan juara bertahan Madison Keys. Pegula tampil klinis dan kini bidik gelar Grand Slam perdana.
Sabalenka di semifinal .akan menghadapi unggulan keempat asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.
Kemenangan di final Wuhan Terbuka menjadi gelar kedua bagi Coco Gauff sepanjang musim 2025 sekaligus gelar WTA 1000 pertamanya tahun ini.
Aryna Sabalenka memastikan tempat di final AS Terbuka, usai tundukan Jessica Pegula 4-6, 6-3, 6-4.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Dengan kemenangan atas Jack Draper dalam tempo 2 jam 29 menit di Madrid Terbuka, Casper Ruud menjadi orang Norwegia pertama yang mengklaim gelar Masters 1000.
Aryna Sabalenka kini tercatat sebagai pemimpin kemenangan terbanyak di WTA Tour musim 2025.
Jack Draper mengalahkan Lorenzo Musetti 6-3, 7-6 dalam semifinal Madrid Terbuka 2025 dan akan menghadapi Casper Ruud di partai final.
Coco Gauff nyaris tampil sempurna. Setelah Iga Swiatek memenangi gim pembuka, Gauff menang telak dalam 11 gim berturut-turut, memenangi 12 dari 13 gim terakhir.
Casper Ruud menepis serangan kuat Daniil Medvedev dengan penampilannya yang percaya diri untuk menang 6-3 dan 7-5 untuk mencapai semifinal Madrid Terbuka.
Jack Draper tampil dominan dan menyingkirkan Tommy Paul 6-2, 6-2 untuk lolos ke perempat final Madrid Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved