Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGAWA Pelita Jaya Bakrie Jakarta Agassi Goantara harus absen sementara waktu dalam perhelatan kompetisi IBL 2023 dikarenakan statusnya yang sedang dalam peninjauan kembali oleh tim Kode Etik Indonesia Basketball League (IBL).
Mengutip laman resmi IBL di Jakarta, Selasa, peninjauan kembali Agassi dilakukan setelah adanya informasi yang diterima pihak penyelenggara IBL mengenai keikutsertaan Agassi di liga amatir Spanyol.
Tim Kode Etik IBL diketuai Hasan Gozali yang beranggotakan Charles Bronson, Ariel Binafsihi (PP Perbasi), Mario Gerungan (Asosiasi Pemain Basket Profesional Indonesia), Muhammad Andito (IBL) sedang melakukan proses peninjauan ulang atas status pemain yang bersangkutan.
Baca juga : Pelita Jaya Bakrie Jakarta Juarai IBL Indonesia Cup 2022
"Selama proses peninjauan ulang ini, pemain yang bersangkutan tidak diperkenankan bermain untuk memperkuat tim Pelita Jaya sejak Minggu (18/6) dan untuk sementara waktu sampai dikeluarkannya keputusan atas hasil peninjauan dan pendalaman informasi," kata Senior Manager Kompetisi IBL Rufiana.
Terakhir kali Agassi bermain untuk timnya yakni pada Sabtu (17/6) pada hari pertama IBL 2023 Seri Jakarta dengan lawan Bima Perkasa Jogja.
Baca juga : Undian Piala Dunia FIBA 2023 Rampung, Banyak Bintang NBA Main di Jakart
Pada laga malam Minggu itu, Agassi bermain hampir 30 menit dengan kontribusi delapan poin, empat rebound, dan dua assist.
Bahkan Agassi dipercaya sebagai starter oleh pelatih Djorje Jovicic pada laga kontra Bima Perkasa itu. Pelita Jaya keluar sebagai pemenang pada pertandingan tersebut dengan skor 61-54.
Pada gim kedua IBL 2023 Seri Jakarta, Pelita Jaya akan bertanding hari ini melawan West Bandits Solo. Namun dengan status tersebut, Agassi Goentara dipastikan tak akan bermain memperkuat timnya. (Ant/Z-4)
Musim reguler bertajuk IBL GoPay 2026 ini akan mulai bergulir pada Sabtu, 10 Januari mendatang.
Peraturan baru itu membuat posisi Lester Prosper menjadi tidak prioritas karena klub juga memiliki center utama yakni Joshua Ibarra setinggi 2,11 meter dan merupakan MVP Final IBL 2025.
Kapolri Cup bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi generasi muda dan masyarakat luas untuk lebih dekat dengan dunia bola basket.
Keberhasilan menjuarai IBL 2025 merupakan sejarah baru bagi klub, namun mempertahankan prestasi akan lebih menantang.
Dewa United Banten menang dengan keunggulan 2-1 dari seri pertandingan best of three usai mengalahkan Pelita Jaya di gim 3 dengan skor 74-73, Minggu (20/7).
Bali United Basketball merupakan satu-satunya tim yang memiliki daftar nama (rosters) pemain, dengan 80 persen rentang usia rata-rata, mulai dari 19 tahun hingga 25 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved