Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda campuran juara All England 2020, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengatakan Olimpide 2024 Paris bukan prioritas utama mereka saat ini.
Hal itu diungkapkan The Honey Couple -julukan Praven/Melati- di sela-sela gelaran Indonesia Masters 2023.
Praven/Melati bersatu lagi di ajang Indonesia Masters 2023. Turnamen berlabel BWF World Tour Super 500 itu menjadi panggung pertama mereka setelah absen panjang.
Namun sayang, perjalanan mantan ganda campuran nomor satu Indonesia itu langsung terhenti di putaran pertama.
"Kalau melihat ke sana (Olimpiade 2024) memang perjalanan yang jauh ya. Kita sekarang masih fokus ke kitanya dulu karena turnamen selanjutnya juga kita belum tahu," kata Praveen ditemui di Istora Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Rabu (25/1) malam.
Baca juga: Ginting Keluhkan Jadwal Turnamen BWF yang tidak Efisien
Seperti diketahui, Praveen mengalami cedera tulang belakang pada Juni 2022 lalu di turnamen Indonesia Terbuka. Kondisi itu membuat Praveen/Melati menepi dari trunamen internasional sekitar enam bulan.
Alih-alih fokus pada Olimpiade Paris 2024, di mana kualifikasi cabang olahraga bulu tangkis untuk Olimpiade 2024 bakal di mulai pada bulan Mei mendatang. Praveen/Melati lebih memilih fokus untuk kembali padu usai absen panjang selama 6 bulan.
"Masih banyak pelajaran yang harus diperbaiki. Sama kayak kata Jordan kita kan udah lama ga partneran jadi perlu adaptasi lagi gitu," jelas Melati. (Rif/OL-09)
Bobby/Melati menyingkirkan wakil Jepang, Tori Aizawa/Hina Osawa, dengan skor 21-19 dan 21-7 di laga perempat final Indonesia Masters II.
Di babak utama Thailand Terbuka, Bobby/Melati akan berhadapan dengan unggulan ketiga asal Tiongkok, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, yang menempati peringkat enam dunia.
Bobby/Melati harus mengakui ketangguhan ganda Malaysia Tang Jie Chen/Wen Tse Chan dua gim langsung 22-20 dan 21-10 di perempat final Taiwan Terbuka.
Bobby/Melati mengandaskan perlawanan ganda Jepang Hiroki Midorikawa/Natsu Saito di laga 16 besar Taiwan Terbuka, 21-11 dan 21-16.
Ketiga pasangan tersebut adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
GANDA campuran Indonesia Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti menjadi juara di Sri Lanka International Challenge 2025 pada Minggu (2/3).
Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur.
Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, terhenti prematur di ajang Malaysia Open 2026.
Bagi Marwan/Aisyah, Malaysia Terbuka bukan sekadar turnamen pembuka musim, melainkan panggung elite pertama mereka sejak dipasangkan lebih dari setahun lalu.
Jafar/Felisha dijadwalkan menantang unggulan keempat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Ganda campuran Indonesia tersebut mengalahkan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dua gim langsung 21-17, 21-17.
Jafar/Felisha harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Malaysia itu melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved