Selasa 15 November 2022, 13:45 WIB

Timnas Atletik Mengaku tidak Bisa Maksimal Latihan di Stadion Madya

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Timnas Atletik Mengaku tidak Bisa Maksimal Latihan di Stadion Madya

ANTARA/Aditya Pradana Putra
Sejumlah atlet atletik berlatih di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta

 

MANAJER timnas atletik Indonesia Mustara mengatakan atlet yang tengah menjalani Pelatnas untuk SEA Games XXXII/2023 Kamboja kesulitan berlatih maksimal di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta.

Hal ini karena adanya kegiatan nonolahraga yang turut membuat lintasan tempat atlet berlatih di area Stadion Madya terdampak.

"Karena tempat latihan juga digunakan untuk loading barang," kata Mustara menyampaikan keluhan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang meninjau langsung pelatnas atletik di Stadion Madya, Senin (14/11).

Baca juga: Emilia Nova Masih Fokus Pemulihan Pascaoperasi

Bahkan, lanjut Mustara, pasir masuk ke lintasan, sehingga mengganggu proses latihan atlet dalam persiapan menuju pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara, tahun depan.

Meski demikian, timnas atletik terus berusaha memaksimalkan fasilitas yang ada. Sejauh ini ada 11 atlet yang berlatih di sentra Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Mustara juga menyampaikan bahwa stadion baru untuk pelatnas di Pangalengan sudah hampir rampung berkat dukungan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan.

Pada sisi lain, Sekretaris Jenderal KONI Pusat Tb Lukman Djajadikusuma atau yang akrab disapa Ade Lukman mengatakan kunjungan kali ini untuk mendengar keluhan pelatnas untuk kemudian memperjuangkan solusi dalam peningkatan kualitas pembinaan atlet.

Setelah berdiskusi dengan menajer dan jajaran pelatih, Ade Lukman mengatakan pihaknya menampung dan mendukung berbagai macam saran serta masukan.

"Kami hadir di sini untuk mendukung. Kita perlu konsisten dalam membina atlet menjadi juara. Betul yang Pak Mustara bilang, perlu waktu 8-9 tahun. Jangan sungkan berdiskusi dengan kami demi tujuan itu," ujar Ade Lukman.

Ade Lukman meninjau pelatnas atletik didampingi Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Gugun Yudinar beserta wakil Puang Syamsuddin dan Andri Paranoan, Kabid Sports Science Lilik Sudarwati, Wakabid Pendidikan dan Penataran Nazarudin, dan Wakabid bidang Media dan Humas Tirto Prima Putra.

Selain atletik, KONI Pusat juga meninjau pelatnas karate di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK).

Sebanyak 19 atlet senior terdiri atas 10 putra dan 9 putri tengah fokus berlatih ketika rombongan hadir. Pelatih asing asal Prancis, Farouk Abdelsellem juga turut hadir.

Cabang karate berharap setidaknya ada 21 atlet yang dikirim untuk multievent. Pasalnya dengan berlaga pada 17 kelas, diperlukan atlet pelapis untuk meraih potensi medali lebih banyak. (Ant/OL-1)

Baca Juga

dok.ist

Atlet BIN Tennis Club Dominasi Rajawali Women's Tennis Open 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 19:14 WIB
DUA atlet tenis putri dari BIN Tennis Club keluar sebagai juara satu dan dua nomor tunggal turnamen nasional Rajawali Women's Tennis...
ANTARA FOTO/Rivan Awal L

Tur Final BWF, Indonesia Incar Target Awal Lolos Fase Grup

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 04 Desember 2022, 14:11 WIB
"Kondisi anak-anak baik dan sehat semua. Kita bersyukur mereka tidak ada yang cedera dan siap...
MI/VOUCKE LONTAAN

Perbakin Tomohon Gelar Lomba Menembak Peringati Hari Juang Kartika TNI- AD

👤Voucke Lontaan 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 17:10 WIB
Tomohon merupakan gudang atlet menemba pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. Untuk cabang olahraga ini kontingen Sulut diperkuatt...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya