Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic yang kerap absen lama sepanjang musim turnamen 2022 menanti tahun mendatang yang lebih bersahabat. Petenis Serbia itu mengaku makin bersemangat dan termotivasi untuk menyelesaikan tahun ini dan menyongsong musim baru setelah sukses mengunci gelar juara ke-90 sepanjang kariernya di Astana Terbuka.
Djokovic keluar sebagai juara di Astana, Kazakhstan, usai mengalahkan Stefanos Tsitsipas 6-3, 6-4 di partai final, Minggu (9/10) waktu setempat. Gelar itu menjadi kemenangan beruntunnya setelah di Tel Aviv Terbuka sepekan sebelumnya. Itu menjadi koleksi gelar tur ke-90 baginya.
"Saya tidak bisa mengulang untuk memulai kembali musim (2022) dengan lebih baik. Saya sangat bersemangat dan termotivasi untuk mengakhiri musim seperti yang telah saya lakukan beberapa minggu terakhir ini," kata mantan petenis nomor satu dunia itu.
Musim 2022 menjadi tahun yang tak bersahabat bagi Djokovic lantaran pendiriannya yang menolak vaksinasi covid-19. Dia pun absen dari dua grand slam dideportasi dari Australia Terbuka dan tak bisa datang ke AS Terbuka. Djokovic juga absen pada empat turnamen master di Indian Wells, Miami, Montreal, dan Cincinnati.
Djokovic musim ini masih tetap bisa mendulang empat gelar dari 10 ajang termasuk di Wimbledon yang membuatnya menyamai rekor Pete Sampras dan membawanya mengoleksi 21 grand slam.
Sejak Wimbledon Juli lalu, dia tak bermain lagi di nomor tunggal individu selama tiga bulan. Djokovic hanya sempat tampil pada ajang perpisahan Roger Federer di Piala Laver.
"Saya sangat bersyukur dan diberkati untuk bisa bermain sebaik ini pada tahap hidup saya ini. Anda tahu saya sekarang 35 tahun bukan 25 tahun," ungkapnya.
Djokovic pun akan berharap bisa kembali terbang ke Melbourne musim depan demi misi mengejar gelar Australia Terbuka ke-10. Bos asosiasi Tennis Australia, Craig Tiley, mengisyaratkan tahun depan semua pemain top akan bisa tampil.
"Kami berada di waktu yang berbeda dari sembilan bulan lalu dan saya rasa situasinya telah benar-benar berubah. Orang-orang sudah bisa bergerak bebas lagi di seluruh dunia dan kami berharap para pemain terbaik bisa hadir di sini pada Januari nanti," ucap Tiley.(AFP/OL-5)
Jannik Sinner berpotensi menjadi petenis putra pertama yang memenangkan Sunshine Double sejak Roger Federer pada 2017.
Aryna Sabalenka, sukses mempertahankan gelarnya di turnamen WTA 1000 Miami Terbuka setelah menumbangkan unggulan keempat, Coco Gauff, lewat drama tiga set 6-2, 4-6, dan 6-3.
Duet Aldila/Ingrid menyudahi perlawanan Baptista/Stearns melalui drama tiga set dengan skor 6-2, 6-7, dan 10-6 di Miami Terbuka.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved