Headline

Indonesia optimistis IEU-CEPA akan mengerek perdagangan hingga Rp975 triliun.

Fokus

Tiga sumber banjir Jakarta, yaitu kiriman air, curah hujan, dan rob.

Djokovic Berharap Musim Baru yang Lebih Bersahabat

Dhika Kusuma Winata
10/10/2022 15:21
Djokovic Berharap Musim Baru yang Lebih Bersahabat
Novak Djokovic(AFP)

NOVAK Djokovic yang kerap absen lama sepanjang musim turnamen 2022 menanti tahun mendatang yang lebih bersahabat. Petenis Serbia itu mengaku makin bersemangat dan termotivasi untuk menyelesaikan tahun ini dan menyongsong musim baru setelah sukses mengunci gelar juara ke-90 sepanjang kariernya di Astana Terbuka.

Djokovic keluar sebagai juara di Astana, Kazakhstan, usai mengalahkan Stefanos Tsitsipas 6-3, 6-4 di partai final, Minggu (9/10) waktu setempat. Gelar itu menjadi kemenangan beruntunnya setelah di Tel Aviv Terbuka sepekan sebelumnya. Itu menjadi koleksi gelar tur ke-90 baginya.

"Saya tidak bisa mengulang untuk memulai kembali musim (2022) dengan lebih baik. Saya sangat bersemangat dan termotivasi untuk mengakhiri musim seperti yang telah saya lakukan beberapa minggu terakhir ini," kata mantan petenis nomor satu dunia itu.

Musim 2022 menjadi tahun yang tak bersahabat bagi Djokovic lantaran pendiriannya yang menolak vaksinasi covid-19. Dia pun absen dari dua grand slam dideportasi dari Australia Terbuka dan tak bisa datang ke AS Terbuka. Djokovic juga absen pada empat turnamen master di Indian Wells, Miami, Montreal, dan Cincinnati.

Djokovic musim ini masih tetap bisa mendulang empat gelar dari 10 ajang termasuk di Wimbledon yang membuatnya menyamai rekor Pete Sampras dan membawanya mengoleksi 21 grand slam.

Sejak Wimbledon Juli lalu, dia tak bermain lagi di nomor tunggal individu selama tiga bulan. Djokovic hanya sempat tampil pada ajang perpisahan Roger Federer di Piala Laver.

"Saya sangat bersyukur dan diberkati untuk bisa bermain sebaik ini pada tahap hidup saya ini. Anda tahu saya sekarang 35 tahun bukan 25 tahun," ungkapnya.

Djokovic pun akan berharap bisa kembali terbang ke Melbourne musim depan demi misi mengejar gelar Australia Terbuka ke-10. Bos asosiasi Tennis Australia, Craig Tiley, mengisyaratkan tahun depan semua pemain top akan bisa tampil.

"Kami berada di waktu yang berbeda dari sembilan bulan lalu dan saya rasa situasinya telah benar-benar berubah. Orang-orang sudah bisa bergerak bebas lagi di seluruh dunia dan kami berharap para pemain terbaik bisa hadir di sini pada Januari nanti," ucap Tiley.(AFP/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya