Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) sukses meruntuhkan dominasi Jamaika dalam perlombaan di nomor lari 4x100 meter putri Kejuaraan Dunia Atletik 2022.
Twanisha Terry dkk sukses menggalkan upaya Jamaika untuk mempertahankan gelar juara mereka. Dalam aksinya di Stadion Hayward Eugene, AS yang diperkuat Twanisha Terry, Melissa Jefferson, Jenna Prandini dan Abby Steiner, berhasil merebut medali emas, setelah menyentuh garis finis dengan catatan waktu tercepat 41,14 detik.
Dalam perlombaan ini, Terry menilai bahwa kecepatan bukan menjadi satu-satunya hal penting dalam pertandingan. Adapun chemistry antara atlet juga menjadi hal yang tak kalah penting.
Baca juga: Noah Lyles Pertahankan Gelar Juara Dunia Nomor 200 Meter Putra
"Datang ke sini, kami tahu kami harus memiliki chemistry," pungkas Terry seusai kemenangannya, Minggu (24/7).
"Kami harus memindahkan tongkat estafet dengan baik. Anda dapat memiliki empat kaki tercepat, namun jika tidak menggerakkan tongkat di trek dengan baik, lalu untuk apa? Kami harus fokus pada diri kami sendiri dan percaya satu sama lain," imbuhnya.
Baca juga: Eleanor Patterson Juara Dunia Nomor Lompat Tinggi Putri
Kekalahan Jamaika yang diperkuat sederet bintang dunia, seperti Kemba Nelson, Elaine Thompson-Herah, Shelly-Ann Fraser-Pryce dan Shericka Jackson, cukup mengejutkan. Apalagi, mereka harus puas dengan medali perak dan berselisih tips 0,04 detik dari tim tuan rumah.
Meski gagal merebut podium tertinggi, Thompson-Herah menyatakan timnya telah melakukan yang terbaik pada pertandingan kali ini. Mereka pun merasa cukup puas dengan medali perak.
"Tentu saja kami ingin menang. Tapi, kami senang untuk medali merak dan tidak mau mengeluh," tutur Thompson-Herah. (worldathletics.org/OL-11)
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi ditutup setelah proses penjurian final pada Senin (8/12).
Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) untuk pertama kalinya menggelar Kompetisi Internasional Hafalan Alquran Albasira bagi penyandang tunanetra.
JSTO berhasil menarik perhatian yang luar biasa, dengan total 3.767 peserta dari 1.904 sekolah di seluruh penjuru Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved