Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketangguhan petenis putri nomor satu dunia Iga Swiatek belum terbendung hingga saat ini, dia berhasil merengkuh kemenangan ke-37 kalinya berturut-turut pada musim ini di putaran kedua turnamen Wimbledon 2022. Hasil itu membuatnya belum terkalahkan sejak Februari lalu.
Dalam perjalanan kariernya selama sekitar lebih dari empat bulan terakhir, Petenis Polandia itu tercatat telah mengangkat 6 trofi juara, dengan yang terakhir direbutnya di Prancis Terbuka 2022.
Kemenangan ke-37 kali Swiatek diraih usai menjungkalkan petenis Belanda Lesley Pattinama Kerkhove dengan skor 6-4, 4-6 dan 6-3 pada Kamis (31/6) waktu setempat.
Swiatek membutuhkan waktu lebih dari dua jam di Lapangan untuk menggagalkan upaya keras Pattinama Kerkhove, Kemenangan itu pun membawa Swiatek berhak melaju ke putaran ketiga di Wimbledon untuk musim keduanya berturut-turut.
Belum terkalahkan sejak dirinya mengangkat gelar juara di Qatar Terbuka 2022, Swiatek menyatakan salah satu kunci dirinya dapat tampil konsisten yakni, menjaga kepercayaan diri di setiap turnamen yang dihadapi.
"Yang pasti kepercayaan diri saya, saya membangunnya selama musim ini. Itu (kepercayaan diri) menjadi lebih baik dan lebih baik di setiap turnamen," tutur Swiatek dikutip dari WTA, Jumat (7/1).
Tampil di grand slam lapangan rumput yang mana bukan merupakan bidang andalannya, Swiatek mengaku mengalami kesulitan sepanjang aksinya. Tapi petenis berusia 21 tahun itu bertekad untuk terus menampilkan performa terbaiknya selama berkompetisi di Wimbledon 2022. "Saya akan mengatakan rumput cukup sulit bagi saya, saya tidak akan berbohong. Saya kira Anda dapat melihat bahwa saya mungkin tidak bermain seefisien di permukaan lain," tutur juara grand slam dua kali itu.
"Tapi pada dasarnya kepercayaan diri saya semakin baik secara keseluruhan. Turnamen ini memang rumit untuk saya dan saya masih memikirkan cara untuk memainkan permainan terbaik di sini," jelasnya.
Selanjutnya Swiatek akan menghadapi Alize Cornet dari Prancis di putaran ketiga pada Sabtu (2/7), setelah Cornet mengalahkan petenis Amerika Claire Liu dalam pertandingan stright set 6-3 dan 6-3.
Ini akan menjadi pertemuan pertama antara Swiatek dan petenis veteran berusia 32 tahun itu. Mantan pemain peringkat 11 dunia itu tengah memainkan turnamen Grand Slam ke-62 kali sepanjang kariernya.
Hasil terbaik Cornet di Wimbedon datang pada tahun 2014, ketika dia mengalahkan petenis unggulan Serena Williams untuk mencapai babak 16 besar. (WTA/OL-12)
Jannik Sinner berpotensi menjadi petenis putra pertama yang memenangkan Sunshine Double sejak Roger Federer pada 2017.
Aryna Sabalenka, sukses mempertahankan gelarnya di turnamen WTA 1000 Miami Terbuka setelah menumbangkan unggulan keempat, Coco Gauff, lewat drama tiga set 6-2, 4-6, dan 6-3.
Duet Aldila/Ingrid menyudahi perlawanan Baptista/Stearns melalui drama tiga set dengan skor 6-2, 6-7, dan 10-6 di Miami Terbuka.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved