Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Indonesia kian Dekati Gelar

Nurul Fadillah
21/5/2016 09:00
Indonesia kian Dekati Gelar
(ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

SATU rintangan lagi dapat disingkirkan tim Thomas Indonesia. Setelah melibas Hong Kong 3-1 di perempat final, kemarin giliran Korea Selatan dihentikan skuat ‘Merah Putih’ 3-1 pada semifinal di Kunshan Sport Center Stadium, Tiongkok.

Inilah partai final pertama Indonesia lagi setelah enam tahun sebelumnya selalu kandas dalam upaya merebut supremasi beregu putra Piala Thomas.

Indonesia terakhir sukses melaju ke final pada 2010 silam di Kuala Lumpur, Malaysia. Kala itu, anak-anak Cipayung kembali harus mengakui kedigdayaan Tiongkok dan takluk 0-3.

Ganda Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi-lah yang menjadi penentu kesuksesan skuat Garuda kali ini. Pasangan peringkat 12 dunia itu sukses menumbangkan ganda kedua ‘Negeri Ginseng’ Kim Gi-jung/Kim Sa-rang dua gim langsung 15-21, 18-21 di pertandingan keempat yang merupakan partai penentu.

Itu menjadi kemenangan ketiga Angga/Ricky dari empat rekor pertemuan mereka.

“Kami senang sekali bisa menjadi penentu kemenangan Indonesia. Kami tidak memikirkan soal menang atau kalah, yang penting konsentrasi dan jaga fokus. Dari tiga pertemuan sebelumnya dengan Kim/Kim, kami sudah tahu kekurangan dan kelebihan mereka. Kami juga hari ini lebih siap dari lawan,” jelas Angga.

Indonesia sebelumnya tertinggal 0-1 setelah tunggal put-ra Christie Jonatan menyerah dari Son Wan-ho 10-21, 16-21. Untungnya ganda andalan Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menang atas Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong 21-15, 21-15.

“Memang ada strategi khusus dalam menghadapi Lee/Yoo, salah satunya dengan banyak dropshot ke arah mereka. Kami tak mau mengingat kekalahan sebelumnya,” jelas Hendra.

Kemenangan itu menular ke partai ketiga. Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting memetik kemenangan atas Lee Dong-keun dua set langsung 21-18, 21-18. Kemenangan itu membuat Indonesia berbalik unggul 2-1.

Angga/Ricky akhirnya memastikan tiket untuk Indonesia setelah mengalahkan Kim Gi-jung/Kim Sarang.

Kado spesial
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengucapkan selamat kepada tim Piala Thomas Indonesia yang sukses melaju ke final.

Menurut Imam, keberhasilan Hendra Setiawan dkk melaju ke laga puncak menjadi kado istimewa bagi bangsa ini yang tengah memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

“Sekali lagi, selamat untuk tim Thomas Indonesia. Terima kasih kepada semua pemain, pelatih, dan ofisial untuk perjuangan kalian. Ini menjadi kado bagi Hari Kebangkitan Nasional,” ujar Imam di Senayan, kemarin.

Menurut Imam, Piala Thomas kali ini menjadi momen Indonesia unuk kembali merebut trofi kemenangan. “Mari kita doakan semoga tim Thomas Indonesia bisa juara,” imbuh Imam.

Menurut dia, kendati masih menjadi negara yang mengoleksi gelar Piala Thomas terbanyak (13 kali), faktanya Indonesia sudah lama tidak merasakan lagi ­manisnya menjadi kampiun di ajang beregu putra paling bergengsi tersebut. Tim ‘Merah Putih’ terakhir kali meraihnya pada 2002 atau 14 tahun silam saat Piala Thomas digelar di Ghuangzou, Tiongkok. (R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya